RadarSitubondo.id - Pengembangan beberapa sektor terus dilakukan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dengan memaksimalkan potensi di masing-masing daerah.
Potensi tersebut bukan hanya ekonomi, melainkan mencakup sektor lain seperti pariwisata.
Bahkan juga ada pengembangan wisata religi atau wisata halal seperti yang dilakukan Pemkab Situbondo.
Melalui wisata religi Sukorejo, pemerintah setempat terus berkolaborasi dengan pihak pesantren untuk pengembangan wisata religi.
Wisata religi Ponpes Sukorejo merupakan wisata religi terbesar yang ada di Kabupaten Situbondo.
Bukan hanya karena banyaknya ribuan santri, akan tetapi juga ada makam pahlawan KHR As'ad yang banyak didatangi oleh peziarah.
Semakin banyaknya peziarah ini membuat wisata religi di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo terus dikembangkan.
Dilansir dari laman resmi Pemprov Jawa Timur, Saat ini Pemkab sedang menyusun Perbup untuk penataan zonasi wisata religi, agar memudahkan peziarah saat berkunjung ke Pesantren Salafiyah-Syafi'iyah Sukorejo.
“MoU ini merupakan ruang temu dengan program yang konkrit. Menjadi titik awal dan akan berlanjut ke titik-titik selanjutnya, sebagai langkah besar Provinsi Jawa Timur. Agar tercapai cita-cita Jatim menjadi industri halal terbesar,” kata Bupati Situbondo Karna Suswandi.
Wisata religi Sukorejo sendiri berada di Kecamatan Banyuputih atau jarak tempuhnya sekitar 1 jam dari Situbondo kota.
Setiap harinya, bahkan wisata religi ini tidak pernah sepi didatangi oleh peziarah dari berbagai daerah. (*)
Editor : Ali Sodiqin