Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pantas Dijuluki Wisata Megalitikum, Ini Jumlah Titik Sarkofagus yang Ditemukan di Desa Patemon Situbondo

Muhammad Khoirul Rizal • Rabu, 25 September 2024 | 18:40 WIB
Batu Megalitik di Wisata Desa Patemon. (doc situbondokab.go.id)
Batu Megalitik di Wisata Desa Patemon. (doc situbondokab.go.id)

RadarSitubondo.id - Tidak perlu jauh-jauh ke Bondowoso untuk mengunjungi wisata megalitikum.

Di Kabupaten Situbondo juga ada daerah dengan benda megalitik yang konon menjadi yang terbesar di Jawa Timur.

Keberadaan benda-benda kuno peninggalan prasejarah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Desa di Situbondo yang mendapat julukan sebagai Desa Megalitikum adalah Desa Patemon di Kecamatan Bungatan.

Tidak hanya mempunyai pemandangan alam yang indah, seperti adanya jembatan gantung yang menghubungkan dua perbukitan, tapi juga benda-benda langka yang ditemukan.

Bahkan sebagai Desa Wisata Megalitikum, Patemon telah diakui oleh Kemenparekraf RI

Desa wisata patemon memiliki beberapa potensi pariwisata untuk di kembangkan, seperti 26 titik sarkofagus, batu susun masegit, pengolahan gula aren, rumah adat tabing tongkok, jembatan gantung.

Mesigit sendiri merupakan batu berundak dan Sarkofagus yakni peti mati zaman batu yang konon menjadi sarkofagus terbesar di pulau jawa dengan jumlah yang banyak tersebar di Desa Patemon.

Karena banyaknya jumlah batu zaman lampau itu tidak heran Desa Patemon merupakan salah satu rekomendasi untuk wisata megalitik.

Kalian yang hendak ke desa ini, jaraknya sekitar 21 km dari Besuki dan sekitar 35 km dari pusat Kota Situbondo. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #patemon #Bungatan #desa wisata #megalitikum #sarkofagus