RADAR SITUBONDO - Setiap masing-masing jalur pendakian gunung punya daya tarik tersendiri.
Hal ini sama halnya dengan jalur pendakian di Gunung Lawu via Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Sejatinya, Gunung Lawu mempunyai tiga pendakian yang populer dilalui oleh pendaki.
Akan tetapi jalur pendakian via Singolangu kurang populer, padahal jalur ini punya keunikan tersendiri.
Jalur pendakian ini kurang populer karena sempat ditutup beberapa tahun 1980an, baru kembali dibuka pada tahun 2018 lalu.
Pembukaan jalur ini diinisiasi oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), yakni “Sanggar Margo Lawu” dengan melakukan pendakian massal.
Banyaknya minat pendaki yang mengikuti pendakian massal ini membuktikan bahwa jalur pendakian tersebut memiliki daya tarik dan keunikannya tersendiri.
Para pendaki berpendapat bahwa keunikan jalur pendakian Gunung Lawu via Singolangu terletak pada keindahan alamnya yang masih asri dan alami.
Ada banyak spesies tumbuhan yang bisa ditemukan sepanjang jalur pendakian klasik via Singolangu tersebut.
Selain banyaknya spesies tumbuhan, para pendaki juga akan menemukan banyak satwa yang jarang ditemukan di tempat lain.
Misalnya salah satunya ialah Lutung. Lebih jauh, secara keseluruhan hal yang paling menarik dari jalur pendakian ini adalah medan jalur yang dianggap komplit dan tidak bisa ditemukan di jalur pendakian lainnya.
Bagi kalian yang hendak mendaki ke Gunung Lawu tidak ada salahnya untuk mencoba jalur ini.(*)
Editor : Ali Sodiqin