RADAR SITUBONDO - Setiap daerah di Indonesia mempunyai tradisi atau budaya sendiri-sendiri.
Sama halnya dengan tradisi yang ada di Kabupaten Pasuruan, tradisi ini sudah dilakukan sejak turun temurun.
Tradisi ini bernama distrikan yang hanya dilakukan di Ranu Grati setiap tahunnya. Bahkan tradisi ini diselenggarakan melibatkan pemerintah setempat.
Konon, tradisi distrikan ini tujuannya sebagai penghormatan kepercayaan para leluhur Ranu Grati, akan penunggu danau yang dikenal sebagai Baru Klinting, sesosok dewa yang berwujud ular besar.
Adapun rangkaian tradisi ini terlebih dahulu dilakukan kirab atau karnaval budaya sebelum hari puncak.
Baru kemudian dilakukan ritual larung saji, yang kemudian dilanjutkan dengan tari-tarian dan doa bersama bersama pemuka agama setempat maupun para nelayan dan warga yang menyaksikan.
Lebih jauh, tujuan diadakannya tradisi ini adalah rasa syukur kepada Tuhan dan memohon keselamatan saat bekerja.
Upacara Distrikan diibaratkan sebagai ungkapan permohonan warga nelayan keramba yang berdekatan dengan Danau kepada sang pencipta agar melimpahkan rezeki dan menjauhkan dari marabahaya dalam menangkap ikan.
Jadi bagi kalian yang hendak berkunjung ke Danau Grati jika beruntung bisa mengikuti tradisi acara ini.
Danau Ranu Grati sendiri merupakan salah satu wisata alam yang bisa kalian kunjungi saat ke Pasuruan.(*)
Editor : Ali Sodiqin