RADAR SITUBONDO - Ada legenda seputar Telaga Ngebel di Ponorogo, Jawa Timur. Sederet mitos juga menyertai telaga ini.
Bahkan dalam cerita yang berkembang, telaga ini disebut berasal dari jelmaan ular raksasa.
Diceritakan, konon ular tersebut merupakan jelmaan dari seorang patih yang berasal dari kerajaan Bantaran Angin.
Dalam cerita yang beredar, patih tersebut bertapa hingga berwujud ular, namun ular jelmaan tersebut dibawa warga.
Karena ukurannya yang besar, warga kemudian hendak memotong ular tersebut untuk dibagikan dagingnya.
Namun konon ular tersebut berubah menjadi anak kecil dan membuat sebuah sayembara.
Ia menancapkan lidi, dimana tak seorang pun yang berhasil mencabutnya. Anak kecil itu yang berhasil mencabut akhirnya mengeluarkan air.
Dari bekas lubang tancapan itulah air mengalir semakin besar hingga menjadi sebuah telaga.
Kemudian, warga memberikan nama, telaga Ngebel, yang artinya telaga yang mengeluarkan bau menyengat.
Akan tetapi, di sisi lain, legenda telaga ini dikaitkan dengan sejarah Kabupaten Ponorogo.
Konon salah seorang pendiri Kabupaten Ponorogo yaitu Batoro Katong, sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, ia menyucikan diri terlebih dahulu di mata air.
Kini mata air yang ada di dekat Telaga Ngebel ini dikenal sebagai Kucur Batoro.(*)
Editor : Ali Sodiqin