RADAR SITUBONDO - Mendaki ke Gunung Semeru, sudah pasti akan melewati Ranu Pani.
Danau yang berada di desa paling atas dalam pendakian Gunung Semeru ini rupanya bukan hanya sebagai tempat wisata.
Danau indah di kaki Gunung Semeru ini keberadaannya sangat dihormati oleh masyarakat setempat.
Dilansir dari Radar Madura,Ranu Pani, tersembunyi di Desa Ranupani, bukan hanya menjadi gerbang pendakian Gunung Semeru, tetapi juga sebuah oasis dengan luas 7.500 meter persegi.
Ranu Pani bukan hanya sekedar tempat peristirahatan bagi para pendaki, akan tetapi juga simbol budaya bagi masyarakat Tengger.
Bahkan danau ini dihormati melalui Tradisi Unan-Unan—ritual adat yang mengungkapkan rasa syukur dan doa untuk harmoni alam.
Tidak heran beberapa ritual dan upacara keagamaan masyarakat setempat juga dilakukan di Ranu Pani.
Danau indah yang tidak terlalu besar ini biasanya menjadi tempat istirahat sejenak bagi pendaki.
Mereka akan menikmati suasana tenang dan asri di sekitar danau sebelum melanjutkan perjalanan.
Banyak kepercayaan serta mitos yang juga menyelimuti Ranu Pani dan saat ini masih dipercaya oleh masyarakat.
Pendaki harus menghormati kepercayaan lokal, utamanya saat singgah atau istirahat sejenak di Ranu Pani. (*)
Editor : Ali Sodiqin