RADAR SITUBONDO - Penting diketahui bagi kalian para hiking yang punya rencana ke Gunung Semeru.
Kendati pendakian Gunung Semeru belum dibuka, namun penting bagi kalian tau beberapa hal membahayakan di Gunung Semeru.
Ada satu sisi di Gunung Semeru yang mengandung gas beracun dan apabila dihirup sangat mematikan.
Selain itu, di puncaknya juga sering terjadi badai, pastikan kalian tidak mendaki di waktu yang rawan.
Badai di Gunung Semeru bisa mengancam keselamatan pendaki, karena angin kencang dan suhu yang ekstrim.
Di waktu tertentu badai dahsyat ini terjadi dan sebaiknya dihindari oleh pendaki di waktu berikut.
Badai di puncak semeru biasanya terjadi pada bulan Desember sampai dengan Januari.
Biasanya di bulan-bulan tersebut ada angin kencang dan badai besar dengan cuaca yang berkabut.
Kondisi demikian jika dialami pendaki akan sangat membahayakan dan sangat ditakuti oleh pendaki.
Baca Juga: Ranu Kumbolo, Danau di Gunung Semeru yang Nyaris Tidak Tersentuh Selama Lima Tahun
Kondisi badai dan cuaca buruk sangat dihindari oleh para pendaki karena bisa berakibat fatal.
Mereka yang tidak mempunyai kondisi fisik yang maksimal akan membuat kondisi menjadi drop.
Jarak pandang dan kondisi medan tidak akan bisa diprediksi serta sulit dilalui oleh pendaki.
Jadi pastikan kalian tidak mendaki atau muncak ke puncak Mahameru waktu-waktu tersebut.(*)