RADAR SITUBONDO - Gunung Saeng di Kabupaten Bondowoso baru saja menewaskan salah seorang pendaki.
Gunung dengan keindahan alam memukau tersebut menewaskan seorang remaja Kamis kemarin (1/5).
Pendaki bernama Fahrul Hidayatullah (18) harus tewas di Gunung Saeng Bondowoso.
Ia terjatuh saat turun dari puncak Saeng setelah mendaki bersama ketiga temannya.
Baca Juga: Tidak Hanya Punya View yang Indah, Juga Disiapkan di Tol Probowangi Antara Probolinggo dan Situbondo, Biaya Tak Main-main
Rupanya, ada fakta dan mitos yang belum banyak diketahui oleh orang banyak seputar Gunung Saeng.
Menurut anggota Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Jawa Timur, Chuk S Widharsa, jalur menuju puncak Saeng sangatlah ekstrem.
"Rata-rata kemiringannya sekitar 50-60 derajat," kata Chuk dikutip dari Radar Jember, Sabtu (3/5).
Chuk menambahkan, pendakian menuju puncak tak mudah, karena memang kondisi kemiringan yang rata-rata mencapai 50 hingga 60 derajat.
Baca Juga: Dua Ruas Tol Probowangi Ditarget Selesai Juli, Paket 3 Probolinggo - Situbondo Paling Sulit, Intip Progres Masing-Masing Ruasnya
Itu belum termasuk jalurnya rata-rata pasir dan berbatu di setiap medan Gunung Saeng.
Oleh karenanya, bagi pendaki yang berencana hiking ke Gunung Saeng harus dalam konsentrasi tinggi.
Jika tidak, terjatuh sedikit saja akan sangat berakibat fatal karena jurang di sisi kanan dan kirinya.(*)