radarsitubondo.id – Ketika nanti ruas jalan tol Probolinggo - Banyuwangi sudah tuntas, maka warga dari Surabaya akan hanya butuh waktu tempuh 3 jam untuk mencapai Taman Nasional Baluran di ujung timur Kabupaten Situbondo.
Karena itu, keberadaan proyek jalan Tol Probowangi yang sampai saat ini berlangsung, punya andil besar terhadap pengembangan kawasan Taman Nasional Baluran yang dijuluki sebagai “Africa van Java” .
Baluran dengan pesona alam luar biasa, serta savana yang eksotis dan deretan pantai alami yang memikat, juga punya satu hal yang tak boleh diremehkan oleh para wisatawan: monyet-monyet yang berkeliaran bebas di kawasan Bekol dan Pantai Bama.
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) yang hidup di kawasan ini memang sudah terbiasa dengan kehadiran manusia.
Sayangnya, banyak dari mereka sudah terlalu pintar dan bahkan nekat mengambil barang milik wisatawan, dari makanan hingga kamera.
Nah, agar liburan Anda tetap menyenangkan dan bebas dari insiden “perampokan” oleh primata, berikut beberapa tips jitu yang bisa Anda coba:
- Simpan Barang Berharga di Dalam Tas Tertutup
Jangan menggantung tas terbuka atau membiarkan barang berserakan.
Monyet di Baluran dikenal lihai membuka resleting dan mengobrak-abrik isi tas. Gunakan tas ransel yang rapat dan pastikan resleting tertutup rapat.
- Hindari Kontak Mata Langsung
Kontak mata bisa dianggap sebagai bentuk tantangan oleh monyet.
Jadi, alih-alih menatap mereka dengan penasaran atau memotret terlalu dekat, jaga jarak aman dan pandangan netral.
- Jangan Pernah Memberi Makan
Meski terlihat lucu atau tampak memohon, memberi makan justru memperkuat perilaku agresif.
Monyet akan menganggap manusia sebagai sumber makanan dan bisa menjadi lebih berani. Petugas Baluran juga melarang keras aktivitas ini.
- Gunakan Tongkat atau Payung Sebagai Alat Bantu
Bukan untuk menyakiti, tapi membawa tongkat ringan atau payung bisa menjadi bentuk "pengingat visual" bagi monyet agar tidak mendekat.
Biasanya cukup diangkat saja, mereka sudah mengerti.
- Berjalan dalam Kelompok
Monyet cenderung lebih hati-hati jika wisatawan berjalan dalam kelompok.
Hindari berjalan sendirian, terutama di jalur setapak menuju Pantai Bama yang sering menjadi “markas” kawanan monyet cerdik.
- Simak Arahan Petugas
Selalu ikuti petunjuk dari petugas taman nasional.
Mereka tahu pola gerak dan kebiasaan monyet lokal. Jangan ragu bertanya jika ragu untuk melanjutkan perjalanan ke area yang rawan.
Menurut warga sekitar dan petugas TN Baluran, secara history monyet-monyet ini bukan nakal karena jahat, tetapi karena sudah terlalu terbiasa dengan perilaku manusia.
Sebenarnya mereka hanya pintar, tetapi karena sering dikasih makan, akhirnya jadi tergantung pada manusia.
‘’Mereka pintar membuka tas, bahkan kadang mengincar botol minum,” ujar seorang warga setempat.
Jadi, jika Anda merencanakan liburan ke savana Bekol atau ingin snorkeling di Pantai Bama, pastikan Anda tak hanya membawa kamera dan semangat petualangan, tapi juga bekal pengetahuan menghadapi “penghuni cerdas” Baluran. (*)
Editor : Bayu Saksono