RADAR SITUBONDO - Taman Nasional (TN) Baluran Situbondo banyak menyimpan spesies flora dan fauna.
Ratusan jenis tumbuhan hidup di TN Baluran yang kawasannya dilindungi oleh pemerintah.
Taman Nasional Baluran tidak hanya rumah bagi satwa atau fauna saja, tetapi juga beragam jenis flora.
Meskipun lokasinya masih jauh dengan proyek jalan tol Probolinggo - Banyuwangi (Tol Probowangi) yang sedang berlangsung, kawasan taman nasional yang ada di ujung timur Kabupaten Situbondo menjadi salah satu paru-parunya Pulau Jawa dengan hutannya yang masih terjaga.
Di hutan Baluran bahkan juga ditemukan Bunga Suweg, ini terlihat dari beberapa rekaman video yang dibagikan sosial media resmi TN Baluran.
Bunga tersebut hampir mirip dengan bunga bangkai, tetapi jelas keduanya berbeda.
Apa perbedaan bunga bangkai dan bunga suweg?
Mengutip dari keterangan laman Kementerian Lingkungan Hidup, Amorphophallus paeoniifolius atau biasa disebut sebagai Suweg.
Amorphophallus adalah salah satu nama marga tumbuhan dari keluarga talas-talasan (Araceae).
Baca Juga: Tips Jitu Hadapi Monyet Nakal di Baluran: Liburan Melewati Tol Probowangi Lebih Cepat dan Aman, Barang Tetap Terjaga!
Ciri utama keluarga talas-talasan adalah berbatang basah (herba) dan bunga terdiri atas seludang (spatha) dan tongkol (spadix).
Berbeda juga dengan bunga bangkai atau Raflesia. Antara Amorphophallus dan raflesia memiliki beberapa perbedaan yaitu klasifikasi biologi, bentuk, warna, cara hidup maupun siklus hidupnya.
Beberapa ciri Suweg diantaranya batang semu (tangkai daun) tumbuh tegak, lunak, dan berwarna hijau (mulai dari muda hingga gelap) berbelang-belang putih; permukaan tangkai daun Suweg kasar bila diraba
Demikian sekilas perbedaan antara bunga bangkai dan bunga suweg.(*)