RADARSITUBONDO.ID - Situbondo, sebuah kabupaten di pantai utara Jawa Timur, memiliki kekayaan makanan yang mencerminkan budaya Madura.
Bagi pengunjung, mencoba masakan lokal adalah bagian penting dari pengalaman perjalanan mereka.
Tajin Palappa adalah bubur khas yang ideal untuk sarapan, dilengkapi dengan taoge, kangkung, tahu, dan bakwan sayur yang disiram dengan bumbu kacang serta petis. Hidangan ini mudah dijumpai di tepi jalan dengan harga yang terjangkau.
Baca Juga: Bacaan Niat Buka Puasa Ramadan yang Benar Beserta Artinya
Nasi Sodu adalah nasi yang disiram dengan kuah lodeh berisi ikan cakalang yang bercita rasa santan, serta disajikan dengan tempe orek dan sambal terasi yang dicampur tauge.
Menu yang sederhana ini telah menjadi teman setia warga Situbondo selama bertahun-tahun dan bisa ditemukan di warung-warung lokal.
Bakso Tekwoleh memberikan pengalaman kuliner yang berbeda dengan ukuran yang sangat besar, mencapai diameter 13 cm, hampir sebesar bola takraw.
Nama ini diambil dari ungkapan dalam Bahasa Jawa yang mengisyaratkan bahwa jika tidak habis bisa dibawa pulang.
Baca Juga: Huawei Nova 15 Series Resmi Meluncur di China dengan Desain Dual-Ring Baru
Sate Olean menggunakan daging kambing muda berusia 1-2 tahun yang terkenal lembut, dengan kriteria pemilihan yang ketat yaitu daging berwarna putih bersih tanpa cacat.
Ikan Bakar Asap dimasak secara tradisional dengan menggunakan bara sabut kelapa, sehingga menghasilkan aroma asap yang khas tanpa campuran rempah yang berlebihan. Hidangan ini bisa ditemui di sekitar pantai dengan cita rasa ikan yang alami dan segar.
Kelima jenis kuliner ini mencerminkan karakteristik Situbondo yang kaya akan hasil laut dan pengaruh budaya Madura, menjadikannya pengalaman gastronomi yang autentik bagi para wisatawan.
Editor : Ali Sodiqin