Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dari Sepi ke Ramai! Yogie Kripsian Sulap Wisata Pasir Putih Bangkit Lewat Digitalisasi

Ahmad Rifa'ie • Senin, 20 April 2026 | 21:12 WIB
Yogie Kripsian Sah, Koordinator Pengelola Wisata Bahari Pasir Putih berhasil mengembalikan kejayaan wisata Pasir Putih melalui sentuhan digitalisasi.
Yogie Kripsian Sah, Koordinator Pengelola Wisata Bahari Pasir Putih berhasil mengembalikan kejayaan wisata Pasir Putih melalui sentuhan digitalisasi.

RADARSITUBONDO.ID – Yogie Kripsian Sah, Koordinator Pengelola Wisata Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, terus berupaya mengembalikan kejayaan destinasi yang pernah menjadi ikon pariwisata Situbondo tersebut. Salah satu langkahnya melalui sentuhan digitalisasi.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi, destinasi wisata yang sempat meredup ini kini perlahan kembali menarik minat wisatawan. Berbagai upaya dilakukan, mulai dari penguatan promosi digital hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kawasan wisata.

Selain itu, pihak pengelola juga menggandeng pelaku usaha lokal agar pengembangan wisata tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar dalam menggerakkan ekonomi lokal. “Kami juga rutin mengadakan berbagai event, baik mingguan maupun bulanan. Bahkan, kami menggelar festival dan menghadirkan artis lokal hingga nasional,” Kata pria yang akrab disapa Mas Yogie itu.

Menurutnya, potensi Wisata Bahari Pasir Putih sangat besar, terutama dari keindahan alam lautnya yang masih alami. Namun, selama ini promosi yang masih bersifat konvensional menjadi salah satu penyebab kurang optimalnya jumlah kunjungan wisatawan dalam beberapa tahun terakhir.

“Selain itu, kami juga melakukan pemasaran melalui media sosial. Tidak hanya berhenti di situ, kami juga menggandeng komunitas yang ada di Situbondo,” tambahnya.

Upaya promosi tersebut diperkuat melalui media sosial serta kolaborasi dengan berbagai komunitas. Langkah ini mulai menunjukkan hasil, ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, khususnya dari kalangan generasi muda yang aktif di dunia digital.

Keindahan panorama pantai, air laut yang jernih, serta beragam aktivitas wisata bahari kembali menjadi daya tarik utama. Tidak hanya itu, pengelola juga melibatkan akademisi dalam penyusunan konsep pengembangan wisata yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Pasir Putih ini punya potensi luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengemas dan mempromosikannya secara lebih modern agar bisa menjangkau wisatawan lebih luas,” tambahnya.

JAYA KEMBALI:  Koordinator Wisata Bahari Pasir Putih, Yogie Kripsian (kiri) bersama Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (dua dari kanan) naik perahu di perairan Pantai Pasir Putih. (Ahmad Rifa
JAYA KEMBALI: Koordinator Wisata Bahari Pasir Putih, Yogie Kripsian (kiri) bersama Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo (dua dari kanan) naik perahu di perairan Pantai Pasir Putih. (Ahmad Rifa'ie/JPRS)

 

Mas Yogie menegaskan, keberhasilan pengembangan wisata tidak bisa dilakukan secara individu. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, hingga akademisi.

“Kolaborasi adalah kunci. Jika semua pihak bergerak bersama, Wisata Bahari Pasir Putih bisa kembali menjadi destinasi unggulan dan dicintai wisatawan,” tegasnya.

Ke depan, pihaknya juga membuka peluang investasi guna menjaga keberlanjutan pengelolaan wisata. Selain itu, kerja sama dengan komunitas lingkungan turut dilakukan, khususnya dalam menjaga kelestarian terumbu karang di dasar laut.

“Tidak hanya keindahan di atas permukaan, tetapi juga bawah laut harus tetap terjaga. Kami juga mempertahankan perahu layar sebagai ikon khas Pasir Putih,” jelasnya.

Yogie berharap pengelolaan Wisata Bahari Pasir Putih dapat menjadi role model dengan melibatkan berbagai pihak. Ia juga menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya sebatas promosi, tetapi harus mencakup sistem pengelolaan yang lebih terintegrasi, seperti layanan informasi wisata, pemesanan tiket online, hingga pengembangan paket wisata yang menarik.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada keterlibatan pemerintah, swasta, masyarakat, komunitas, dan akademisi, bahkan keterlibatan media. Selain itu, kita juga harus mengikuti perkembangan teknologi informasi untuk mendukung kemajuan pariwisata di Situbondo,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pasir putih situbondo #digitalisasi #Pemkab Situbondo