RadarSitubondo.id - Kandang kambing di Dusun Kotakan Utara, Desa Kotakan, Kecamatan/Kota Situbondo mendadak viral di media sosial (medsos).
Sebab, isinya bukan kambing biasa. Tapi kambing yang menyerupai singa dan zebra.
Kandang yang dibangun di bekas dapur milik Udin warga RT. 6 RW 2 tersebut memang tidak sama dengan kandang kambing pada umumnya.
Dindingnya dihiasi dengan banner bergambar air terjun dan pemandangan alam.
Namun, pemiliknya tidak sedang berniat membuat kandang kambing peliharaannya sebagai tempat wisata mini.
Ia hanya ingin memolesnya menjadi lebih unik. Akhirnya, penjaga kambing tersebut mencoba untuk membeli pewarna rambut.
Belasan ekor kambing itu kemudian diwarnai dengan pola menyerupai bulu-bulu hewan-hewan yang ada di kebun binatang. Ada yang diwarnai mirip zebra, ada yang mirip macan tutul dan harimau.
Selanjutnya, pekerja iseng memvideo kambing yang sudah diwarani tersebut. Kemudian dikirim kepada Udin yang kebetulan berada di luar Kabupaten.
“Sebenarnya pengambilan video hanya mau dikirim ke bos. Tapi iseng juga dikirim ke grup-grup WhatsApp. Saya tidak tau kalau viral, baru tahu saat ada wartawan datang ke saya ini,” kata Misyadi salah satu pekerja kebun milik Udin, Rabu (28/2).
Sejak video kambing tersebut viral, banyak warga yang datang. Bahkan ada yang rela datang dari luar kabupaten. Padahal tetangga sekitar belum ada yang mengetahui.
“Yang datang ke sini ada Babinsa yang mau lihat kambing, ada dari Bondowoso juga kau lihat. Ada wartawan juga yang datang,” kata Misyadi.
Dikatakan, untuk warga yang terlanjur melihat videonya yang viral di medsos, dianjurkan tidak perlu datang ke lokasi agar tidak kecewa.
Sebab, lokasinya benar-benar tidak diniatkan untuk dijadikan kebun binatang.
“Kalau videonya kan ada kata-kata kebun binatang mini, itu hanya bercanda,” tegas Misyadi.
Dia menceritakan, kambing tersebut dibeli oleh bosnya setiap pulang dari luar kota. Tujuannya, agar kambing-kambing itu memakan rumput yang tumbuh di bawah pohon buah manggis dan durian.
“Luas lahan saya kurang tahu, tapi pohon buah yang ditanam sudah ada 400 batang lebih. Beli kambing ya agar bisa memakan rumput di bawah pohon-pohon itu,” tegas Misyadi. (pri)
Editor : Salis Ali Muhyidin