RADARSITUBONDO.ID - Situbondo, di ujung timur Pulau Jawa, memiliki kekayaan kuliner tradisional. Dua hidangan ikonik adalah Nasi Sodu dan Tajin Palappa, yang menggugah selera dan mencerminkan kearifan lokal.
Baca Juga: Merantau Tanpa Boros! Strategi Cerdas Mengatur Keuangan Anak Kos Pemula
Nasi Sodu
Nasi Sodu, atau "Nasek Sodu," mencerminkan karakter masyarakat pesisir Situbondo. Hidangan ini menggabungkan nasi pulen dengan kuah santan kental, potongan labu siam, dan ikan cakalang atau tongkol yang bumbu meresap.
Bahan-Bahan Nasi Sodu:
Untuk Nasi:
2 gelas beras putih berkualitas baik, air secukupnya, 1 sendok teh garam.
Baca Juga: Fenomena Marriage is Scary, Mengapa Banyak Anak Muda Takut Menikah?
Untuk Kuah Santan:
500 ml santan dari 2 butir kelapa, 300 gram labu siam, 2 lembar daun salam, 2 batang serai, 3 cm lengkuas, 1 sendok teh garam, 1/2 sendok teh gula pasir.
Untuk Ikan:
300 gram ikan cakalang atau tongkol segar, 5 siung bawang merah, 3 siung bawang putih, 2 buah cabai merah besar, 1 sendok teh ketumbar bubuk, garam dan gula secukupnya, minyak untuk menumis.
Pelengkap:
Sambal terasi pedas, tauge segar, timun iris, daun pisang untuk alas saji.
Cara Membuat:
Masak beras hingga pulen, biarkan agak dingin. Tumis bawang merah dan bawang putih, masukkan ikan, cabai, dan ketumbar hingga matang. Rebus santan sambil diaduk, tambahkan daun salam, serai, dan lengkuas, masukkan labu siam hingga empuk, beri garam dan gula.
Sajikan nasi di daun pisang, siram kuah santan, tambahkan ikan, sambal, tauge, dan timun. Hidangan ini dimakan menggunakan "sodu. "
Baca Juga: Cara Hemat untuk Anak Kos! Trik Belanja Bulanan Murah tapi Lengkap
Tajin Palappa
Tajin Palappa adalah bubur beras lokal yang disajikan dengan bumbu kacang encer dan sayuran rebus segar.
Bahan-Bahan Tajin Palappa:
Untuk Bubur:
1 gelas beras putih, 1 liter air, 1 sendok teh garam, 2 daun pandan (opsional).
Baca Juga: 10 Cara Hemat untuk Anak Kos Agar Dompet Tetap Aman hingga Akhir Bulan
Untuk Bumbu Kacang:
200 gram kacang tanah, 5 siung bawang putih, 3 cabai rawit, 2 cm kencur, 1 sendok teh terasi bakar, 2 sendok makan air asam jawa, 2 sendok makan gula merah, 1 sendok teh garam, air matang secukupnya.
Pelengkap:
Kangkung rebus, tauge, tahu goreng, tempe goreng, bakwan jagung.
Cara Membuat:
Membuat Bubur: Masak beras dengan air hingga menjadi bubur kental. Tambahkan garam dan daun pandan. Aduk sesekali agar tidak gosong. Matikan api saat bubur kental dan bisa dituang.
Baca Juga: 5 Realitas Hidup yang Membuat Gen Z Ragu Memasuki Gerbang Pernikahan
Menghaluskan Bumbu Kacang: Haluskan kacang tanah sangrai, bawang putih, cabai rawit, kencur, dan terasi menggunakan cobek batu. Tambahkan air asam jawa, gula merah, dan garam. Encerkan dengan air matang hingga konsistensi bumbu pecel.
Persiapan Sayuran: Rebus kangkung hingga layu, tiriskan. Seduh tauge dengan air panas sebentar. Goreng tahu dan tempe hingga kecokelatan.
Penyajian Khas: Tuang bubur hangat ke mangkuk. Tata kangkung dan tauge di atas bubur. Siram dengan bumbu kacang. Lengkapi dengan tahu, tempe, dan bakwan goreng. Hidangan siap disantap hangat.
Baca Juga: Anti Bokek! Strategi Cerdas Anak Kos Buat Tetap Eksis di Circle Pertemanan
Hidangan ini mencerminkan kearifan masyarakat Situbondo dalam memanfaatkan bahan lokal. Nasi Sodu menggambarkan harmoni daratan dan laut, sedangkan Tajin Palappa menunjukkan kreativitas mengolah bahan sederhana.
Tradisi makanan ini memiliki nilai sosial, sering dihidangkan dalam acara komunal atau sarapan keluarga yang mempererat silaturahmi. Cita rasa khas dan penyajian unik menjadikan hidangan ini identitas kuliner Situbondo.
Kelezatan Nasi Sodu dan Tajin Palappa terletak pada rasa dan cerita tradisi di setiap suapan. Wisatawan di Situbondo harus mencoba kedua hidangan legendaris ini.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin