Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Nelayan Panarukan Sumringah Tangkapan Ikan Melimpah

Humaidi. • Kamis, 11 Januari 2024 | 01:25 WIB

 

OMBAK TENANG: Sejumlah anak-anak bermain di pinggir Pantai Dusun Pesisir, Desa/kecamatan Panarukan, kemarin (9/2) pukul 13.20.
OMBAK TENANG: Sejumlah anak-anak bermain di pinggir Pantai Dusun Pesisir, Desa/kecamatan Panarukan, kemarin (9/2) pukul 13.20.

PANARUKAN, RadarSitubondo.id - Nelayan di Dusun Pesisir, Desa/Kecamatan Panarukan mulai sumringah.

Sebab, hasil tangkapan ikan dalam satu pekan terakhir sudah banyak meskipun cuaca masih sering mendung.

Rendi, salah satu warga Panarukan mengatakan, meskipun suasana di Situbondo sering mendung dan turun hujan, namun tangkapan ikan di laut cukup melimpah.

Setiap nelayan yang datang melaut pasti memperoleh ikan yang banyak.

“Sekarang lagi senang-senangnya nelayan. Banyak dapat ikan, kalau mau lihat datang pagi-pagi. Seru lihat nelayan dapat banyak ikan,” kata pria dua anak itu pada koran ini, kemarin (9/2).

Kata Rendi, cuaca mendung tidak menjadi kendala bagi nelayan.

Sebab cuaca seperti bulan ini pengap dan membuat ikan banyak lari ke permukaan mencari angin.

“Sekarang memang sering mendung dan hujan, tapi rasanya kan panas. Apa ya, pengap. Mungkin ikannya juga pengap di dalam laut dan memilih naik ke atas,” kata Rendi sambil tertawa.

Dikatakan, bukti banyaknya tangkapan ikan bulan ini bisa dirasakan dari harga ikan yang stabil.

Biasanya, kalau tangkapan ikan sulit harga ikan di pasar pasti mahal.

“Sekarang harga ikan standar, Mangla hanya Rp 15 ribu perkg. Ikan Panit juga Rp 15 ribu. Itu murah, ikan satu kilogram banyak dan cukup dimakan satu keluarga,” katanya.

Berbeda pada akhir tahun 2023 lalu. Harga ikan melambung tiggi.

Selain permintaan pasar yang tinggi, juga karena ikan yang benar-benar sulit didapatkan.

“Saat tahun baru ikan kian mahal. Mangla saja tembus 35 ribu perkg. Itu bukan karena pedagang ikan ambil kesempatan, tapi memang ikannya sulit didapat. Kalau ikan melimpah, meskipun tahun baruan tetap murah,” tegas Rendi.

Dia memprediksi, tangkapan ikan bakal sulit pada Bulan Februari.

Bulan ke dua ini diprediksi cuaca buruk dan membahayakan bagi nelayan.

“Kalau ikan mungkin masih ada, tapi nelayan yang takut untuk melaut,” pungkas Rendi. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #nelayan #ikan melimpah