RADARSITUBONDO.ID - Venezuela memiliki simpanan minyak mentah terbesar di dunia, yang mencapai total 303 miliar barel.
Angka yang mengesankan ini menempatkan negara di Amerika Latin itu pada posisi teratas, mengalahkan spesialis minyak seperti Arab Saudi yang "hanya" mempunyai 267 miliar barel.
Kebanyakan sumber daya minyak Venezuela berada di Sabuk Orinoco, yang terletak di bagian tengah negara tersebut. Kawasan ini memiliki minyak berat dengan ciri-ciri istimewa.
Cadangan tersebut terdiri dari sekitar 298 hingga 303 miliar barel minyak yang terjamin, ditambah dengan perkiraan 513 miliar barel yang masih bisa diambil.
Baca Juga: Caracas Diguncang Ledakan, Presiden Maduro Umumkan Keadaan Darurat Atas Serangan AS
Menariknya, cadangan yang dimiliki Venezuela mencakup sekitar 17 persen dari total simpanan minyak dunia, melampaui negara-negara di Timur Tengah yang selama ini dianggap sebagai pusat industri minyak.
Arab Saudi menempati urutan kedua dengan 258,6 miliar barel, diikuti oleh Iran dengan 208,6 miliar barel, Kanada dengan 170,3 miliar barel, dan Irak yang memiliki 145 miliar barel.
Minyak yang ada di Venezuela sebagian besar merupakan minyak mentah berat dan asam yang memerlukan proses pengolahan khusus.
Minyak ini tergolong dalam kategori heavy sour crude karena kandungan sulfur yang tinggi, sehingga membutuhkan teknologi tertentu untuk mengolahnya.
Meskipun demikian, jenis minyak ini sangat penting dalam menghasilkan diesel, aspal, dan bahan bakar untuk industri berat.
Baca Juga: Kolombia Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Menyusul Operasi Militer AS di Venezuela
Venezuela juga merupakan salah satu pendiri OPEC bersamaan dengan Arab Saudi, Iran, Irak, dan Kuwait. Pada tahun 1970-an, produksi minyak di Venezuela pernah mencapai 3,5 juta barel per hari atau lebih dari 7 persen dari total produksi global.
Namun saat ini, jumlah produksi aktual berada jauh di bawah potensi maksimalnya akibat berbagai masalah teknis dan politik yang telah melanda negara itu selama beberapa dekade terakhir.
Editor : Ali Sodiqin