Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kim Jong-un Resmikan Perumahan Khusus Keluarga Tentara Korban Perang Ukraina

Bayu Shaputra • Senin, 16 Februari 2026 | 18:15 WIB
Kim Jong-un dan putrinya Kim Ju-ae menghadiri upacara pembukaan kompleks perumahan baru di Pyongyang untuk keluarga tentara yang tewas saat berperang untuk Rusia dalam perang Ukraina.
Kim Jong-un dan putrinya Kim Ju-ae menghadiri upacara pembukaan kompleks perumahan baru di Pyongyang untuk keluarga tentara yang tewas saat berperang untuk Rusia dalam perang Ukraina.

RADARSITUBONDO.ID - Pemerintah Korea Utara mengumumkan penyelesaian distrik perumahan baru di ibu kota Pyongyang pada Minggu (15/2/2026). Kawasan tersebut dibangun khusus untuk keluarga tentara yang gugur saat bertempur bersama pasukan Rusia dalam perang di Ukraina.

Kim Jong-un meresmikan langsung kompleks hunian bernama Saeppyol Street itu. Peresmian tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan negara terhadap para prajurit yang dinyatakan sebagai martir perang.

Media pemerintah menayangkan sejumlah foto yang memperlihatkan Kim meninjau kawasan baru tersebut. Dia tampak menyusuri lingkungan perumahan dan mengunjungi rumah keluarga prajurit, didampingi putrinya, Kim Ju Ae, yang belakangan kian sering muncul dalam agenda resmi kenegaraan.

 Baca Juga: Imlek 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwal Libur dan Tradisinya

Langkah ini menjadi bagian dari upaya terbaru rezim Pyongyang menunjukkan komitmen terhadap keluarga tentara yang tewas dalam konflik Rusia–Ukraina. Sejak secara resmi mengakui keterlibatan militernya pada April 2025, Korea Utara dilaporkan telah mengirim lebih dari 10.000 personel ke wilayah Kursk, Rusia.

Badan Intelijen Nasional Korea Selatan pekan lalu memperkirakan sekitar 6.000 tentara Korea Utara tewas atau terluka selama penugasan tersebut. Angka itu melonjak tajam dibanding estimasi sebelumnya yang menyebut sekitar 600 korban, meskipun rincian jumlah korban tewas tidak diungkapkan secara spesifik.

Dalam acara yang digelar pada 29 Agustus 2025, Kim Jong-un menyampaikan penyesalan karena tidak dapat menyelamatkan nyawa para prajurit. Dia menegaskan negara akan menjamin kehidupan yang layak bagi keluarga yang ditinggalkan.

Media pemerintah juga menayangkan dokumenter berdurasi 25 menit yang memperlihatkan keterlibatan tentara Korea Utara dalam operasi pembebasan wilayah Kursk.

 Baca Juga: Sweeping Rumah Makan Dilarang, MUI Tekankan Pentingnya Sikap Saling Menghormati

Menurut penilaian intelijen Seoul, keterlibatan tersebut memberi pengalaman tempur modern serta dukungan teknis dari Rusia yang berpotensi meningkatkan kemampuan sistem persenjataan Korea Utara. Namun, sejumlah tentara dilaporkan gugur karena minimnya pemahaman terhadap taktik peperangan modern.

Pembangunan distrik Saeppyol Street disebut sebagai realisasi janji pemerintah untuk merawat keluarga para martir. Kompleks modern itu dilengkapi berbagai fasilitas penunjang dan disiapkan sebagai tempat tinggal bagi para janda serta anak-anak yang kehilangan tulang punggung keluarga akibat perang di luar negeri.

Editor : Ali Sodiqin
#Perumahan khusus keluarga tentara #Korea Utara