RADARSITUBONDO.ID - Tokoh hak sipil Amerika Serikat, Jesse Jackson, meninggal dunia pada usia 84 tahun di kediamannya di Chicago.
Aktivis legendaris yang juga pernah dua kali maju sebagai kandidat presiden itu mengembuskan napas terakhirnya setelah lebih dari enam dekade aktif memperjuangkan keadilan dan kesetaraan.
Kabar duka ini langsung memicu gelombang penghormatan dari berbagai kalangan politik Amerika Serikat, termasuk tiga mantan presiden.
Baca Juga: Bukan Sekadar Buah, Ini 7 Makna Jeruk Mandarin Saat Imlek
Mantan Presiden Barack Obama menyampaikan rasa kehilangan mendalam. Ia menyebut Jackson sebagai “raksasa sejati” dalam gerakan perubahan sosial.
Obama mengakui, fondasi perjuangannya menuju Gedung Putih tak lepas dari jejak yang telah dibangun Jackson. Bahkan, Michelle Obama disebut pertama kali mengenal dunia pengorganisasian politik melalui keluarga Jackson saat masih remaja.
Ucapan belasungkawa juga datang dari Presiden Donald Trump. Trump menggambarkan Jackson sebagai sosok dengan energi luar biasa dan pengaruh besar.
Ia menyatakan turut berduka bagi keluarga yang ditinggalkan, serta mengenang hubungannya dengan Jackson, termasuk saat memberikan ruang kantor bagi organisasi Rainbow PUSH Coalition di New York.
Baca Juga: Media Belanda Bongkar Ketertarikan Persib pada Putra Ronald Koeman
Sementara itu, mantan Presiden Joe Biden mengenang persahabatan panjang mereka. Biden menyebut Jackson sebagai figur religius sekaligus pembela rakyat yang berani dan konsisten memperjuangkan moralitas bangsa. Menurutnya, dampak perjuangan Jackson terasa lintas generasi dan menginspirasi banyak pemimpin terpilih di Amerika.
Penghormatan juga datang dari mantan Wakil Presiden Kamala Harris. Ia menyebut Jackson sebagai salah satu patriot terbesar Amerika. Harris mengenang masa kuliahnya di California pada era 1980-an, ketika ia memasang stiker kampanye Jackson sebagai bentuk dukungan.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa Jackson bukan hanya pemimpin bagi keluarganya, tetapi juga bagi mereka yang tertindas dan tak bersuara di berbagai belahan dunia.
Mereka menegaskan, warisan yang ditinggalkan bukan sekadar sejarah perjuangan, melainkan semangat keadilan, kesetaraan, dan cinta kasih yang telah mengangkat jutaan orang.
Kepergian Jesse Jackson menandai berakhirnya satu era penting dalam gerakan hak sipil Amerika Serikat, namun nilai-nilai yang ia perjuangkan diyakini akan terus hidup dalam perjalanan bangsa tersebut.
Editor : Ali Sodiqin