Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Laka Tunggal di Jalan Argopuro Situbondo, Remaja 18 Tahun Langsung Meninggal di TKP

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 2 Mei 2024 | 22:45 WIB
ATUR LALULINTAS: Anggota Lakalantas Polres Situbondo mengatur arus lalulintas di Jalan Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Sabtu malam (27/4).
ATUR LALULINTAS: Anggota Lakalantas Polres Situbondo mengatur arus lalulintas di Jalan Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Sabtu malam (27/4).

RadarSitubondo.id - Aldi Amsori, warga Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Situbondo, meninggal dunia secara tragis, Sabtu malam (27/4) sekitar pukul 23.30 WIB.

Remaja 18 tahun itu menghembuskan nafas terakhir setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Argopuro, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo.

Pemuda tersebut mengendarai sepeda motor tanpa TNKB melaju dari arah utara ke arah selatan. Begitu tiba di lokasi kejadian, Aldi diduga tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga jatuh ke aspal.

“Kata orang yang berkumpul di lokasi kejadian anak itu melaju kencang dari arah utara, saat di lokasi kejadian sepedanya oleng hingga oranganya terlempar dari sepeda motor,” ungkap Triana, salah satu warga Situbondo.

Kata dia, saat Aldi jatuh ke aspal, banyak pemotor yang nongkrong di lokasi kejadian melihat kondisi Aldi. Ternyata pemuda nahas itu sudah mengalami pendarahan dari hidung, telinga dan mulutnya.

“Itu sampe guling-guling katanya orang-orang yang ada di lokasi kejadian. Mungkin sangat kencang menjalankan motornya. Saat itu sudah tidak bergerak, orang mengira meninggal di tempat,” ujar Triana.

Disebutkan, meskipun Aldi sudah terkapar di badan jalan, tidak ada orang yang berani untuk mengevakuasinya ke pinggir jalan.

Orang yang berkumpul di lokasi kecelakaan hanya menunggu petugas lantas datang ke lokasi.

“Orang takut yang mau menolong, orang-orang hanya menjaga korban agar tidak ditabrak pengendara lain. Saat polisi datang baru dievakuasi,” jelas Triana.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo Ipda Racman mengatakan, jika korban dinyatakan meninggal pada saat perjalanan menuju rumah sakit.

“Kalau penyebab kecelakaannya diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat posisi sepeda motor melaju kencang,” pungkas Rachman. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #laka tunggal #remaja #pendarahan #panarukan #aspal #jatuh #hidung #meninggal dunia #terlempar #tkp #sepeda motor #18 tahun