Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Gudang Kulit Kopi di Situbondo Terbakar Hebat, Diduga Bara Sisa Produksi Jadi Pemicu

Moh Humaidi Hidayatullah • Senin, 2 Februari 2026 | 20:10 WIB
TERBAKAR: Petugas damkar Situbondo memadamkan api melalui pintu masuk pabrik penyimpanan kopi di Kampung Air Mancur, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Minggu (1/2) malam.
TERBAKAR: Petugas damkar Situbondo memadamkan api melalui pintu masuk pabrik penyimpanan kopi di Kampung Air Mancur, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, Minggu (1/2) malam.

RADARSITUBONDO.ID – Gudang penyimpanan kulit kopi milik PT Indocom Citra Persada di Kampung Air Mancur, Desa Juglangan, Kecamatan Panji, Situbondo, hangus terbakar, Minggu (1/2) malam. Kejadian diduga dipicu sisa pembuangan kulit kopi yang masih mengandung bara api.

Humas Pemadam Kebakaran Situbondo, Hidayat, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB oleh petugas keamanan gudang. Api diduga berasal dari sisa kulit kopi yang dibuang tanpa disadari masih menyimpan bara, kemudian memicu pembakaran sekam hingga membesar. “Kobaran api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan gudang, yakni Rofik dan Firman, yang saat itu berada di lokasi,” ujar Hidayat, Senin (2/2).

Menurut Hidayat, kemungkinan kebakaran akibat korsleting listrik sangat kecil karena lokasi kejadian jauh dari sumber listrik. Namun, sisa kulit kopi yang keluar dari mesin blower berpotensi besar menjadi penyebab munculnya bara api.

“Sekam biasanya tidak langsung terbakar besar. Prosesnya lama, sehingga kebakaran baru diketahui pada malam hari. Ruangan tertutup membuat penjaga tidak langsung menyadari adanya api hingga terlihat cahaya kobaran,” jelasnya.

Dia menambahkan, jika kebakaran terlambat diketahui dan api merembet ke bagian bangunan yang bukan berbahan besi, gudang tersebut bisa hangus seluruhnya. Beruntung, api cepat diketahui sehingga segera ditangani. “Di bawah pembuangan kulit kopi memang terdapat sekam untuk mengurangi bau. Namun, jika tidak diawasi dengan baik, kondisi itu berisiko memicu kebakaran,” imbuhnya.

Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di gudang. Namun karena api terus membesar, petugas keamanan segera menghubungi pemadam kebakaran. “Beberapa menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” beber Hidayat.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Gudang berukuran panjang 8 meter, lebar lima meter, dan tinggi 6 meter mengalami kerusakan ringan dengan kerugian materi yang masih dalam proses pendataan.

Hidayat juga mengimbau agar pengelola lebih teliti dalam memastikan sisa pembuangan kulit kopi benar-benar aman dari bara api sebelum dibuang. “Intinya selalu memastikan tidak ada sisa bara dari kulit kopi yang sudah diproses. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak merugikan siapa pun,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#kebakaran #bpbd situbondo