RADARSITUBONDO.ID - Dunia fashion saat ini menonjolkan tren kemeja loose-fitting yang populer di kalangan milenial dan Gen Z.
Di antara berbagai jenis, kemeja boxy dan oversized adalah dua pilihan yang sering membingungkan. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda, penting untuk dipahami sebelum memilih.
Baca Juga: Tips Produktif: Cara Menghindari Kebiasaan Bangun Pagi Langsung Cek HP
Kemeja boxy memiliki potongan yang struktural dan terinspirasi dari bentuk kotak. Bahu pada kemeja ini dibuat lurus, menciptakan siluet angular dan modern.
Bagian lengan cenderung dipotong lurus, dan panjangnya biasanya sampai pinggang atau pinggul atas. Kemeja ini memiliki jahitan yang presisi agar tetap mempertahankan bentuknya.
Baca Juga: Woody dan Buzz Kembali! Ini Tanggal Rilis Toy Story 5
Sementara itu, kemeja oversized lebih fokus pada kenyamanan. Biasanya dibuat lebih besar dari ukuran normal, menciptakan efek yang longgar dan stylish.
Panjang lengan seringkali lebih panjang, dan panjang kemeja bisa bervariasi dari mid-hip hingga mid-thigh. Material kemeja oversized umum yang digunakan lebih flowy dan lembut.
Baca Juga: Bangun Pagi Langsung Cek HP: Kebiasaan Buruk atau Perlu Disesuaikan?
Perbedaan utama terletak pada filosofi desain. Kemeja boxy mengikuti prinsip minimalis dengan garis yang tajam, sedangkan kemeja oversized mengedepankan estetika kenyamanan dengan draping yang natural.
Pilihan antara keduanya juga bergantung pada bentuk tubuh. Kemeja boxy lebih baik untuk tubuh petite, sedangkan oversized bisa lebih nyaman untuk tubuh curvy.
Baca Juga: Mainan vs Teknologi Digital: Bagaimana Toy Story 5 Menghadapi Tantangan Era Modern?
Dalam hal styling, kemeja boxy cocok dipadukan dengan bawahan yang fitted dan teknik half-tuck. Kemeja oversized sebaiknya digunakan dengan layering, seperti tank top atau cardigan.
Kedua jenis kemeja ini memiliki keunikan dan fleksibilitas untuk berbagai kesempatan, jadi pilih sesuai dengan gaya pribadi dan suasana hati. (*)
Editor : Ali Sodiqin