Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Bad Bunny: Perjalanan dari Puerto Rico ke Panggung Super Bowl 2026

Bayu Shaputra • Selasa, 10 Februari 2026 | 13:51 WIB
Musisi Bad Bunny.
Musisi Bad Bunny.

RADARSITUBONDO.ID - Bad Bunny mencatatkan namanya dalam sejarah musik dunia. Pada 8 Februari 2026, musisi asal Puerto Rico itu menjadi artis solo Latino pertama yang tampil penuh menggunakan bahasa Spanyol dalam halftime show Super Bowl LX di Levi’s Stadium, Santa Clara.

Aksi panggungnya hadir di tengah laga Seattle Seahawks kontra New England Patriots dan langsung menyita perhatian publik global. 

Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Benito Antonio Martínez Ocasio, nama asli Bad Bunny, yang kini berusia 31 tahun. Lahir di Vega Baja, Puerto Rico, pada 10 Maret 1994, Bad Bunny tumbuh dalam lingkungan keluarga Katolik yang religius.

Sejak usia lima tahun, ia aktif bernyanyi di paduan suara gereja hingga remaja. Nama “Bad Bunny” sendiri berasal dari foto masa kecilnya saat mengenakan kostum kelinci dengan raut wajah kesal.

 Baca Juga: Dikeroyok di Jalan Cappore, Siswa Asal Kapongan Koma Dirujuk ke RS Jember

Selepas menamatkan SMA pada 2012, Bad Bunny melanjutkan studi komunikasi audiovisual di Universidad de Puerto Rico, Arecibo. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia bekerja paruh waktu sebagai kasir supermarket Econo. Titik balik kariernya terjadi pada 2016 setelah mengunggah lagu Diles di SoundCloud.

Lagu tersebut viral dan membawanya ke kontrak rekaman bersama Hear This Music. Namanya kian melesat usai berkolaborasi dengan Cardi B lewat lagu I Like It yang menduduki puncak Billboard Hot 100 pada Juli 2018. 

Kesuksesan Bad Bunny berlanjut hingga 2025 dengan perilisan album keenam bertajuk Debí Tirar Más Fotos. Album yang mengangkat identitas dan budaya Puerto Rico itu memadukan musik tradisional dengan sentuhan modern serta melibatkan banyak kolaborator.

Karya tersebut mencetak sejarah dengan meraih Grammy Award 2026 untuk kategori Album of the Year, menjadikannya album berbahasa Spanyol pertama yang memenangkan penghargaan tersebut. Album ini juga mengantongi 12 nominasi Latin Grammy.

 Baca Juga: Empat Skema Distribusi MBG Dirancang Khusus untuk Bulan Ramadan

Dalam penampilan halftime show Super Bowl 2026, Bad Bunny menampilkan narasi kuat tentang Puerto Rico. Salah satunya melalui visual tiang listrik rusak saat membawakan lagu El Apagón, yang merefleksikan krisis energi di kampung halamannya. Ia juga mengenakan busana khusus rancangan Zara sebagai bentuk penghormatan kepada sang ibu.

Sejumlah bintang tamu turut memeriahkan panggung, mulai dari Ricky Martin, Lady Gaga, hingga deretan selebritas seperti Pedro Pascal, Jessica Alba, Cardi B, dan Karol G, yang memperkuat nuansa perayaan budaya Latin. 

Tak lama setelah tampil di panggung Super Bowl, Bad Bunny secara mengejutkan menghapus seluruh unggahan di akun Instagram pribadinya. Langkah tersebut langsung memicu spekulasi dan perbincangan hangat di media sosial, menimbulkan tanda tanya besar terkait arah kariernya ke depan.

Editor : Ali Sodiqin
#Bad Bunny