Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sidang Isbat Digelar Malam Ini, Awal Ramadan 1447 H Diumumkan Pukul 19.05 WIB

Bayu Shaputra • Selasa, 17 Februari 2026 | 19:48 WIB
Petugas memantau hilal di Pantai Kalbut Situbondo, Jumat (28/2).
Petugas memantau hilal di Pantai Kalbut Situbondo, Jumat (28/2).

RADARSITUBONDO.ID - Umat Islam di seluruh Indonesia tengah menanti kepastian awal puasa Ramadan 1447 Hijriah. Penentuan tersebut akan diumumkan setelah Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadan 1447 H di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Pengumuman resmi dijadwalkan berlangsung pukul 19.05 WIB melalui konferensi pers yang dipimpin langsung Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Rangkaian sidang isbat diawali pukul 16.00 WIB dengan pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag yang dapat disaksikan publik melalui siaran langsung.

Selanjutnya, ba’da magrib digelar sidang tertutup untuk memverifikasi laporan rukyatul hilal dari berbagai wilayah Indonesia. Hasilnya kemudian diumumkan kepada masyarakat pada malam hari.

 Baca Juga: Kolak Pisang Laris Manis Saat Ramadan, Ini Rahasia Cuan Pedagang Takjil

Secara astronomi, peluang terlihatnya hilal terbilang kecil. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tinggi hilal saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026 berada di rentang minus 2 derajat hingga kurang dari 1 derajat. Sementara elongasi geosentris berkisar antara 0,94 derajat hingga 1,89 derajat.

Angka tersebut masih jauh dari kriteria minimum MABIMS yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa ijtimak atau konjungsi diperkirakan terjadi pada pukul 19.01 WIB. Dengan posisi tersebut, hilal hampir dipastikan tidak dapat diamati.

Senada, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memprediksi 1 Ramadan 1447 H berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

 Baca Juga: Hukum Melihat Video 18+ Saat Puasa Apakah Harus Qadha?

Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut didasarkan pada metode Hisab Hakiki dan Parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU) masih menunggu hasil rukyatul hilal yang menjadi bagian dari mekanisme sidang isbat pemerintah.

Sebagai bagian dari proses verifikasi, Kemenag mengerahkan 96 titik pemantauan hilal di berbagai daerah di Indonesia. Laporan dari seluruh titik tersebut menjadi bahan pertimbangan utama dalam sidang penetapan.

Masyarakat diimbau menunggu hasil resmi yang akan diumumkan malam ini. Dengan berbagai prediksi yang menguat, Ramadan 1447 H diperkirakan tinggal menghitung hari.

Editor : Ali Sodiqin
#Sidang Isbat #Ramadan 1447 Hijriah