Prabowo Sedih Program MBG Dinodai Eks Kepala BGN, Ungkap Pesan Mendiang Sumitro: Berpihaklah kepada Rakyat

RADARSITUBONDO.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkap perasaan pribadinya setelah tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) terseret kasus dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di hadapan ratusan peserta forum nasional bidang gizi dan kesehatan, Prabowo mengaku sedih karena harus mencopot orang-orang yang selama ini berada dalam lingkaran kepercayaannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/6).
Menurut Prabowo, keputusan mengganti pimpinan BGN bukanlah langkah yang mudah. Sebab, mereka merupakan sosok yang sebelumnya diberi mandat besar untuk menjalankan salah satu program prioritas pemerintah.
"Hari ini, saat ini, sebetulnya saya sedih. Saya tidak bisa tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," ujar Prabowo.
Kasus yang menyeret petinggi BGN menjadi sorotan publik karena berkaitan langsung dengan Program Makan Bergizi Gratis, program unggulan pemerintahan Prabowo yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia serta menekan angka stunting.
Dalam perkara tersebut, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakil kepala BGN, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penyelidikan dugaan penyimpangan pelaksanaan program MBG.
Meski mengakui kecewa dan sedih, Prabowo memilih untuk tidak memberikan komentar lebih jauh mengenai proses hukum yang sedang berlangsung di Kejaksaan Agung.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses hukum harus dihormati dan diserahkan kepada aparat penegak hukum yang berwenang.



