Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kisah KHR As'ad Sukorejo, Rangkul Para Preman untuk Pertempuran Melawan Penjajah

Muhammad Khoirul Rizal • Selasa, 20 Agustus 2024 | 16:58 WIB
KHR As
KHR As

RadarSitubondo.id - Banyak jasa-jasa KHR As'ad Syamsul Arifin Sukorejo Situbondo untuk perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Kiai As'ad terlibat langsung dalam pertempuran melawan penjajah Jepang dan Belanda.

Bersama dengan Laskar Sabilillah yang dibentuknya, KHR As'ad berperan besar dalam merebut kemerdekaan RI.

Atas jasa-jasanya, presiden RI Jokowi memberikan anugerah gelar pahlawan kepada KHR As'ad.

Saat melawan penjajah, Kiai As'ad tidak hanya merangkul santri-santrinya yang mondok di Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Sukorejo.

Berbagai kalangan, termasuk para bajingan dan preman pun sama-sama dirangkul oleh KHR As'ad demi mengusir penjajah.

Dilansir dari laman resmi pesantren, awal mula Kiai As'ad mengajak bajingan dan preman yakni dengan Bindere Miskun.

Saat itu, Bindere Miskun sendiri merupakan santri nakal di pesantren. Karena kenakalannya itu KHR As'ad memanfaatkannya.

Kenakalan Bindere Miskun dengan memberinya tanggung jawab merekrut tokoh orang-orang nakal di pelosok pedesaan.

Bindere Miskun menaklukkan tokoh bajingan, dengan kesukaan dan kesenangan mereka, yang mana para bajingan senang berjudi.

Dari hak tersebutlah mereka dilatih singkat untuk melakukan pertempuran melawan Belanda pada 10 November 1945 di Surabaya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pahlawan nasional #kiai as'ad #belanda #bajingan #pesantren sukorejo #KHR As'ad Syamsul Arifin #sejarah #jepang #preman #Penjajahan #Bindere Miskun #ponpes sukorejo #kemerdekaan ri #Laskar Sabilillah #10 November 1945