Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jadi Solusi Terbaik, Tol Probowangi Atasi Ancaman Macet di Jalan Nasional Hutan Baluran

Bayu Saksono • Jumat, 13 Juni 2025 | 00:37 WIB
Kepadatanlalu lintas di jalur arah utara Banyuwangi yang masuk jalan nasional menuju Situbondo.
Kepadatanlalu lintas di jalur arah utara Banyuwangi yang masuk jalan nasional menuju Situbondo.

radarsitubondo.id - Setitik asa mulai menyinari jalur nasional Pantau Utara Jawa (Pantura) di Jatim.

Warga pengguna jalan yang telah lama harus bersabar dengan kemacetan musiman di kawasan hutan Baluran di Kabupaten Situbondo, dalam waktu tidak lama akan ada solusinya.

Solusi cerdas itu adalah proyek jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) yang sedang berlangsung di kawasan exit Besuki Kabupaten Situbondo hari ini.

Begitu jalan Tol Probowangi sudah rampung hingga menembus Pelabuhan Ketapang beberapa tahun lagi, keluh kesah sopir yang terjebak kemacetan di tengah gelapnya hutan Baluran bakal tinggal jadi kenangan.

Jalur arteri dan jalan nasional yang menghubungkan Banyuwangi dan Situbondo yang selama ini penuh dengan ketidakpastian, lambat laun akan mendapatkan jalan keluar yang lebih baik.

Karena selama ini, pada musim liburan atau ketika terjadi cuaca buruk melanda perairan Selat Bali, ruas jalan Banyuwangi-Situbondo berubah menjadi kumpulan kendaraan yang bernasib sama menghadapi macet.

Tidak jarang, antrean memanjang sampai puluhan Km lantaran penumpukan kendaraan imbas penutupan sementara Pelabuhan Ketapang.

Kondisi kepadatan kendaraan itu semakin parah, saat truk-truk logistik dan mobil pribadi harus melewati kawasan Taman Nasional Baluran.

Meski menyuguhkan pemandangan yang menarik dan sesekali banyak monyet liar yang jadi hiburan di tepi jalan, jalur hutan baluran juga dikenal sempit dan rawan macet karena topografi unik serta jalur evakuasi yang terbatas.

‘Pada musim tertentu biasanya ada hujan badai atau angin besar di Selat Bali, Pelabuhan Ketapang biasanya ditutup sementara kalau sudah cuaca buruk.

Ini jadi mimpi buruk bagi sopir dan para penumpang, terutama para wisatawan,’ keluh GD Sukarno Prayudho, seorang sopir mobil rental lintas Bogor-Banyuwangi, yang ditemui di sebuah warung nasi lapapan di kawasan Cungking, Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Namun, kabar gembira bakal diorasakan bagi warga dan pengguna jalan di kaasan timur Pulau Jawa ini.

Baca Juga: Hanya 1 Jam dari Situbondo ke Bandara Banyuwangi Lewat Tol Probowangi, Warga Kota Santri Kian Cepat ke Jakarta

Proyek Tol (Probowangi) yang kini masih dalam proses konstruksi, terus digarap dan diharapkan bakal tersambung penuh hingga ke Banyuwangi dalam waktu beberapa tahun lagi.

Proyek strategis nasional ini diyakini akan menjadi game changer dalam sistem transportasi Jawa-Bali, khususnya untuk wilayah tapal kuda Jatim.

Begitu tol Probowangi selesai nanti, mobilitas dari Probolinggo ke Banyuwangi bisa dilakukan tanpa hambatan alias joss los dol.

Tidak perlu lagi kuatir lagi perkara penutupan pelabuhan akibat cuaca buruk, atau kemacetan akibat truk mogok di kawasan hutan Baluran.

Tol Probowangi tidak hanya memperlancar distribusi barang jasa, tetapi juga dapat meningkatkan perjalanan wisata, serta mengurangi beban jalan nasional pada saat puncak arus mudik dan arus balik.

Selain itu, tol Probowangi diharapkan mampu meringkas waktu tempuh dari Surabaya ke Banyuwangi yang selama ini mencapai 7 jam sampai 9 jam. Baka; diringkas tinggal 4 jam saja.

Hadirnya Tol Probowangi juga diyakini akan membawa multiplier effect terhadap ekonomi lokal. (*)

 

 

Editor : Bayu Saksono
#situbondo #banyuwangi #jalan tol probolinggo-banyuwangi #solusi #bogor #Tol Probowangi #pelabuhan ketapang #JOSS #selat bali #hutan baluran #macet #cuaca buruk #Los Dol