RADARSITUBONDO.ID - Momen yang ditunggu oleh ratusan ribu siswa madrasah di Indonesia akhirnya tiba. Pengumuman hasil Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat kabupaten/kota dirilis, Rabu, 17 September 2025. Kompetisi ini menggabungkan kemampuan sains dengan nilai-nilai keislaman.
Baca Juga: Ketua DPRD Situbondo Minta TKPKD Maksimalkan Kinerja Agar Target Penurunan Kemiskinan Tercapai
Total ada 204.222 pendaftar tingkat kabupaten/kota, terdiri dari 194.610 siswa madrasah dan 9.612 murid sekolah umum binaan Kemendikdasmen. Angka ini menunjukkan minat besar siswa Indonesia terhadap kompetisi sains berbasis nilai Islam.
OMI 2025 tingkat Kabupaten dan Kota dilaksanakan pada 9 hingga 12 September 2025, setelah uji coba sistem pada 6–8 September 2025.
Persiapan ini menunjukkan komitmen Kementerian Agama untuk menyelenggarakan kompetisi berkualitas tinggi.
Baca Juga: Apa Itu KJP Plus? Pengertian, Tujuan, dan Sasaran Program
Cara Mengecek Pengumuman OMI 2025
Peserta yang ingin mengetahui hasil seleksi dapat mengikuti panduan berikut:
- Buka browser dan kunjungi situs resmi OMI di https://omi.kemenag. go.id/
- Cari dan klik menu "Tanggal Penting"
- Pilih "Pengumuman OMI Kabupaten/Kota"
- Cari link atau tombol ke file PDF atau daftar nama peserta
- Klik "Klik di sini untuk melihat pengumuman"
- Peserta diminta memantau website ini untuk update terbaru, karena akses website dapat lambat pada jam-jam tertentu.
Siswa yang lulus tingkat kabupaten/kota akan melanjutkan ke tingkat provinsi pada 2–3 Oktober 2025. Pengumuman hasil tingkat provinsi dijadwalkan pada 10 Oktober 2025 untuk mempersiapkan peserta menghadapi tahap selanjutnya.
Puncak OMI 2025 akan digelar di tingkat nasional pada 4–5 November 2025, dengan penutupan pada 6 November 2025. Para juara nasional akan memiliki kesempatan mewakili Indonesia di ajang internasional.
Baca Juga: Xiaomi 17 Resmi Diumumkan, Ini Spesifikasi, Fitur Unggulan, dan Harga
OMI 2025 adalah kompetisi untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, dan daya saing murid madrasah dan sekolah sederajat dalam sains dan riset. Kompetisi ini tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat karakter islami siswa.
Peserta yang lolos babak Nasional akan menjadi wakil Indonesia di ajang internasional yang menggabungkan kecerdasan sains dan nilai keislaman, menjadikan OMI sebagai wadah untuk melahirkan generasi muslim unggul dalam sains dan teknologi. Bagi peserta yang belum berhasil, terus asah kemampuan dan persiapkan diri untuk kompetisi mendatang.
Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News
Editor : Ali Sodiqin