Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jalan Desa Mulus Berkat DBHCHT, Petani Tembakau Situbondo Kini Lebih Gampang Angkut Hasil Panen!

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 19 November 2025 | 02:57 WIB
TANPA HAMBATAN: Para petani berlalu lalang melintasi jalan yang sudah diperbaiki oleh pemkab Situbondo melalu Dana DBCHT, Selasa (18/11).
TANPA HAMBATAN: Para petani berlalu lalang melintasi jalan yang sudah diperbaiki oleh pemkab Situbondo melalu Dana DBCHT, Selasa (18/11).

RADARSITUBONDO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Permukiman (PUPP) terus memperkuat pembangunan infrastruktur bersumber dari Dana DBHCHT tahun anggaran 2025.

Upaya itu dilakukan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat melalui perbaikan beberapa titik jalan di sektor industri tembakau.

Ada beberapa lokasi kegiatan perbaikan jalan yang didanai oleh DBHCHT. Di antaranya, Jalan Sudirman –Kandang Kecamatan Situbondo (R.4195) sepanjang 412 meter dengan konstruksi rigid beton.

Peningkatan Jalan Ruas Demung–Widoro Payung (R.30) sepanjang 3.200 meter Kecamatan Besuki, Peningkatan Jalan Ruas Kenanga–Mawar (R.203) sepanjang 300 meter.

Jalan Ruas Widoro Payung–Baderan (R.31) sepanjang 4.126 meter Kecamatan Sumbermalang.

Selain itu juga peningkatan jalan PB Sudirman–Kenanga (R.208) sepanjang 140 meter, Jalan PB Sudirman–WR Supratman (R.208) sepanjang 160 meter.

Seluruh proyek tersebut menggunakan material hotmix agar lebih tahan lama dan mampu menahan beban kendaraan berat.

Salah satu petani tembakau, Zainur, mengatakan bahwa perbaikan jalan melalui program penggunaan dana DBHCHT membawa dampak positif yang besar terhadap aktivitas sehari-hari maupun distribusi hasil panen.

Ada beberapa lokasi kegiatan perbaikan jalan yang didanai oleh DBHCHT. Salah satunya, Jalan Sudirman –Kandang Kecamatan Situbondo (R.4195) sepanjang 412 meter dengan konstruksi rigid beton.
Ada beberapa lokasi kegiatan perbaikan jalan yang didanai oleh DBHCHT. Salah satunya, Jalan Sudirman –Kandang Kecamatan Situbondo (R.4195) sepanjang 412 meter dengan konstruksi rigid beton.

Hal itu sangat dirasakan oleh masyarakat, terutama para petani tembakau.

"Kami sekarang lebih mudah mengangkut hasil panen. Dulu kalau musim hujan, jalan becek dan kendaraan sering terperosok. Setelah diperbaiki lewat dana DBHCHT, jalan jadi lebih layak dan waktu tempuh juga lebih cepat," katanya, Selasa (18/11).

Menurut Zainur dan para petani lainnya, jalan yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini telah mengalami peningkatan kualitas berkat alokasi dana DBHCHT.

"Perbaikan ini tidak hanya memudahkan akses menuju lahan pertanian, tetapi juga memperlancar proses pengangkutan tembakau ke tempat pengolahan dan pasar," tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Permukiman (PUPP) Situbondo Abdul Kadir menjelaskan bahwa penggunaan dana DBHCHT untuk pembangunan infrastruktur pedesaan merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang terdampak langsung oleh industri hasil tembakau.

"Program ini juga diharapkan dapat membantu peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ekonomi lokal," ujarnya.

Menurut Abdul Kadir, prioritas utama program tersebut adalah meningkatkan aksesibilitas di area sekitar pabrik rokok serta perkebunan tembakau.

Pembangunan infrastruktur jalan dinilai krusial karena memudahkan petani mengangkut hasil panen dan mendorong produktivitas industri lokal.

"Ketersediaan jalan yang layak akan memperlancar distribusi bahan baku dan hasil pertanian, sekaligus meningkatkan efisiensi logistik bagi industri rokok daerah," ujarnya.

Kadir menambahkan bahwa penggunaan dana DBHCHT tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk mendukung keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap dana cukai memberikan dampak nyata bagi warga.

"Dengan infrastruktur jalan yang lebih baik, kami berharap produktivitas meningkat dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pekerja sektor tembakau, dapat semakin terangkat," jelasnya.

Dia juga menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Pemkab Situbondo dalam mengelola DBHCHT secara tepat sasaran, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

"Kami berharap pembangunan ini mampu memperkuat konektivitas antardaerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tuturnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #DBHCHT 2025 #petani tembakau