RADARSITUBONDO.ID - Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang biasa dipanggil Mualem, mengatakan bahwa ia tidak tahu tentang adanya surat yang meminta bantuan untuk menangani bencana yang ditujukan kepada dua badan di bawah PBB, yaitu United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children's Fund (UNICEF).
Pernyataan itu diungkapkan Mualem ketika Ia diwawancarai di Banda Aceh pada Selasa (16/12), setelah dia menerima bantuan kemanusiaan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf di depan Kantor Gubernur Aceh. Mualem mengatakan bahwa ada kesalahpahaman di masyarakat terkait surat tersebut.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menjelaskan bahwa telah terjadi miskomunikasi. Menurut MTA, surat itu bukan ditujukan ke PBB sebagai lembaga internasional, tetapi kepada UNDP dan UNICEF yang ada di Indonesia dan menjalankan program di sana.
Baca Juga: Tanggapi Kemarahan Fans, FIFA Sediakan Tiket Murah untuk Seluruh Pertandingan
MTA menekankan bahwa ada cerita yang beredar seolah-olah Gubernur Aceh telah menyusup dengan mengirim surat langsung ke PBB tanpa melalui Presiden Prabowo Subianto, yang menyebabkan kontroversi.
Ia juga mengatakan bahwa Tim Komunikasi Presiden sudah meminta penjelasan dan memahami situasi ini.
Pusat Informasi PBB di Jakarta mengonfirmasi bahwa UNDP Indonesia telah menerima permintaan resmi dari Pemerintah Aceh pada 14 Desember 2025 dan sedang mempertimbangkan bantuan yang sesuai dengan tanggung jawab mereka dalam pemulihan awal.
Editor : Ali Sodiqin