Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tak Sinkron! Data 304 CJH Situbondo Dikembalikan Embarkasi, Kemenhaj Lakukan Perbaikan

Moh Humaidi Hidayatullah • Kamis, 5 Februari 2026 | 20:13 WIB
PAPARKAN PERBAIKAN: Rif’an Junaidi, Kepala Kantor Haji dan Umrah Situbondo memaparkan prihal perbaikan data calon jamaah haji yang dikembalikan melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
PAPARKAN PERBAIKAN: Rif’an Junaidi, Kepala Kantor Haji dan Umrah Situbondo memaparkan prihal perbaikan data calon jamaah haji yang dikembalikan melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

RADARSITUBONDO.ID – Data milik 304 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Situbondo tahun 2026 dikembalikan embarkasi ke Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Situbondo. Langkah tersebut untuk perbaikan data karena ditemukan sejumlah ketidaksinkronan.

Saat ini, Kemehaj Situbondo tengah menindaklanjuti perbaikan data tersebut sesuai arahan dari Embarkasi Surabaya. “Hari ini kami sedang memperbaiki data sekitar 304 jamaah yang telah diverifikasi oleh pihak Siskohat Embarkasi Surabaya,” kata Kepala Kantor Kemenhaj Situbondo, Rif'an Junaidi.

Dia menjelaskan, mayoritas data yang dikembalikan berkaitan dengan ketidakjelasan foto, foto buram, serta ketidaksesuaian data identitas jamaah. Misalnya perbedaan data pada paspor, Kartu Keluarga (KK), KTP, hingga akta kelahiran yang memerlukan surat keterangan tambahan.

“Ada data di paspor yang berbeda dengan data pendaftar sehingga harus dilengkapi surat keterangannya. Ada juga perbedaan dengan KK, KTP, dan akta kelahiran,” imbuhnya.

Rif’an menambahkan, proses perbaikan data dilakukan melalui sistem online, sehingga kualitas jaringan internet menjadi faktor utama kelancaran proses. “Kalau jaringannya bagus tentu cepat selesai. Namun jika jaringan tidak stabil atau overload karena banyak yang mengakses, prosesnya bisa lebih lama,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis seluruh perbaikan data dapat diselesaikan pada hari yang sama. “Meski bergantung pada jaringan, kami optimistis bisa selesai hari ini, mudah-mudahan,” bebernya.

Sementara itu, Muhammad Halil, 69, salah seorang calon jamaah haji asal Curah Jeru Kecamatan Panji yang dipanggil ke kantor hajir dan umorh Situbondo, mengaku telah memiliki paspor sejak tahun 2023 karena sebelumnya melaksanakan ibadah umrah. “Saya lupa menyerahkan paspor, sehingga dipanggil untuk melengkapi persyaratan tersebut,” ucapnya.

Dia menambahkan, dirinya telah mendaftar haji sejak tahun 2013. Namun karena faktor usia, ia sempat memutuskan untuk melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu. “Saya sudah daftar sejak lama. Karena usia saya sudah tua, khawatir tidak sampai waktu keberangkatan, jadi saya ikut umrah. Alhamdulillah, tahun ini bisa berangkat haji dan masih diberi umur panjang,” imbuhnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#CJH 2026 #kemenag situbondo