RADARSITUBONDO.ID - Komunitas musik punk Tanah Air kembali berduka. Romi Jahat, vokalis Romi & The Jahats, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa (10/2).
Sosok yang dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh di skena punk Indonesia itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif selama sekitar dua pekan akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Romi Jahat memiliki nama lengkap Adie Indra Dwiyanto. Ia lahir dan tumbuh besar di Jakarta, serta dikenal luas sebagai penggerak penting perkembangan musik punk ibu kota sejak akhir 1990-an. Kiprahnya di dunia musik dimulai ketika bergabung sebagai vokalis band punk legendaris Marjinal pada 1997 bersama Mike, Bob OI!, dan Steve.
Baca Juga: Air Canada Hentikan Total Penerbangan ke Kuba Akibat Krisis Bahan Bakar
Bersama Marjinal, Romi dikenal sebagai vokalis yang lantang menyuarakan kritik terhadap ketimpangan sosial dan kebijakan pemerintah. Gaya vokalnya yang keras berpadu dengan lirik bernuansa perlawanan menjadikannya ikon di kalangan punk jalanan Jakarta.
Setelah meninggalkan Marjinal, Romi melanjutkan perjalanan bermusiknya dengan membentuk proyek baru. Pada Juni 2009, ia mendirikan band Romy and The Bad Boy yang kemudian berganti nama menjadi Romi & The Jahats.
Pergantian nama tersebut sekaligus menandai arah artistik Romi yang konsisten mengangkat tema kekerasan realitas hidup, ironi sosial, serta intrik kehidupan perkotaan lewat lirik-lirik tajam.
Baca Juga: Kurzawa dan Castel Masuk Daftar Skuad Persib untuk Leg Pertama 16 Besar AFC Champions League Two
Sepanjang kariernya, Romi Jahat tidak hanya dikenal sebagai musisi, tetapi juga sebagai figur panutan. Ia kerap dianggap sebagai sosok ayah sekaligus mentor bagi generasi muda punk Indonesia, terutama melalui pesan-pesan perlawanan terhadap sistem yang dianggap menindas.
Kepergian Romi Jahat meninggalkan duka mendalam bagi komunitas musik punk dan rock Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab wafatnya maupun informasi mengenai prosesi pemakaman. Rekan musisi dan penggemar terus menyampaikan doa dan penghormatan terakhir untuk almarhum.
Editor : Ali Sodiqin