RADARSITUBONDO.ID - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang melarang organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan sweeping atau razia rumah makan selama bulan Ramadan.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar pada Minggu (15/2/2026), menyusul sikap tegas Pramono yang diumumkan sehari sebelumnya. Ia menegaskan, praktik sweeping tidak diperlukan apabila pemerintah telah melakukan sosialisasi secara maksimal terkait pentingnya sikap saling menghormati antarumat beragama.
Menurut Anwar, pemerintah harus hadir untuk menata kehidupan masyarakat agar tetap kondusif. Dengan demikian, umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa perlu melakukan tindakan sweeping secara mandiri.
Baca Juga: Serangan Bersenjata di Tiga Desa Nigeria Tewaskan Sedikitnya 32 Orang
Sebelumnya, Pramono menegaskan bahwa Ramadan harus disambut dengan kedamaian dan semangat kerukunan. Hal itu ia sampaikan usai meresmikan gedung gereja di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026). Ia menekankan bahwa tidak boleh ada tindakan yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat selama bulan suci.
Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan masa peribadatan berjalan tertib. Salah satunya dengan mengimbau pemilik warung makan agar memasang tirai saat beroperasi di siang hari.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghormatan kepada warga yang menjalankan ibadah puasa, sekaligus solusi kompromi agar tidak terjadi gesekan sosial.
Baca Juga: Kemenkeu Alokasikan Rp55 Triliun untuk THR PNS
Kebijakan tersebut menjadi perhatian penting mengingat insiden sweeping pernah terjadi di sejumlah daerah. Salah satunya kasus di Garut pada Maret 2025 yang melibatkan tindakan kekerasan oleh oknum ormas terhadap warga yang kedapatan makan di siang hari.
Dengan adanya ketegasan pemerintah daerah serta dukungan dari MUI, diharapkan pelaksanaan Ramadan tahun ini dapat berlangsung aman, damai, dan penuh toleransi di Ibu Kota.
Editor : Ali Sodiqin