RADARSITUBONDO.ID - Peristiwa mengejutkan terjadi di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu siang (15/2/2026). Tembok pembatas bangunan mewah setinggi sekitar lima meter dengan panjang kurang lebih 60 meter tiba-tiba ambruk dan menerjang area SMPN 182 Jakarta.
Insiden dramatis tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) sekolah dan dengan cepat menyebar di media sosial. Dalam rekaman berdurasi sekitar 1 menit 20 detik, terdengar suara gemuruh keras sebelum dinding besar itu roboh ke arah dalam sekolah.
Tembok yang merupakan bagian dari properti mewah di samping sekolah tersebut menghancurkan pagar dan dinding sekolah, mulai dari pintu masuk hingga area belakang. Halaman serta taman sekolah mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa material bangunan.
Baca Juga: Imlek 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwal Libur dan Tradisinya
Beruntung, peristiwa terjadi saat hari libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu. Namun, tanah di sekitar fondasi ikut ambrol. Di lokasi juga ditemukan saluran air yang tertutup di sisi tembok yang runtuh.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengungkapkan bahwa sebelum ambruk, kondisi tembok memang sudah terlihat miring. Bahkan, pemilik bangunan disebut telah menerima surat pemberitahuan dari warga sekitar terkait potensi bahaya struktur tersebut.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait dugaan unsur kelalaian,” ujarnya.
Baca Juga: Kapan Awal Puasa 2026 Ditetapkan? Ini Jadwal Sidang Isbat Kemenag
Sementara itu, Kepala SMPN 182 Jakarta, Narwan, menyatakan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan pemilik bangunan. Pemilik disebut bersedia bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi, termasuk membangun kembali ruang piket sekolah yang terdampak.
Sebagai langkah pencegahan, pihak sekolah meminta agar tembok pengganti nantinya tidak dibangun setinggi sebelumnya demi menghindari risiko serupa di masa mendatang. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti robohnya tembok tersebut.
Editor : Ali Sodiqin