RADARSITUBONDO.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuat kejutan saat menghadiri wisuda Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, Sabtu (14/2/2026). Di hadapan para wisudawan, khususnya lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, ia menawarkan kesempatan eksklusif untuk menjadi asisten pribadinya.
Dalam suasana yang cair namun tetap serius, Purbaya menyampaikan keinginannya merekrut lulusan terbaik untuk mendampinginya bekerja sehari-hari. Menurutnya, langkah itu sebagai bentuk transfer pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola kebijakan negara kepada generasi muda.
“Saya tadinya mau rekrut jadi asisten pribadi, temani saya dari hari ke hari supaya pengetahuan bisa ditransfer ke generasi lebih muda,” ujarnya sambil tersenyum.
Baca Juga: Imlek 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Jadwal Libur dan Tradisinya
Namun, tawaran tersebut ternyata tidak langsung disambut antusias. Purbaya pun berkelakar bahwa kemungkinan para wisudawan menganggap gaji di Kementerian Keuangan tidak terlalu besar.
“Dipikirnya gajinya kecil,” katanya sambil terkekeh.
Baca Juga: Sambut Imlek, Ini Doa dan Harapan Terbaik bagi Pemilik Shio Kuda Api
Ia kemudian menjelaskan bahwa gaji pokok di Kementerian Keuangan memang tidak sebesar di sejumlah lembaga lain. Meski begitu, terdapat berbagai peluang jabatan strategis, termasuk posisi komisaris di sejumlah entitas, yang dinilai cukup menjanjikan.
“Gaji pokoknya memang kecil, tapi ada juga jabatan komisaris. Lumayan. Jadi jangan takut kerja di Kemenkeu,” tegasnya.
Purbaya juga membagikan pengalamannya saat berpindah dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ke Kementerian Keuangan. Ia mengakui penghasilannya menurun dibanding saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS.
Baca Juga: Sweeping Rumah Makan Dilarang, MUI Tekankan Pentingnya Sikap Saling Menghormati
Dalam orasi ilmiahnya, Purbaya turut menekankan pentingnya peran lulusan UI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah, kata dia, menargetkan pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen tahun ini dan melampaui 6 persen pada 2027. Bahkan, dalam jangka menengah, proyeksi pertumbuhan ditargetkan mencapai 8 persen.
“Kita sedang memasuki fase ekspansi dan ini akan berlangsung hingga 2030. Kontribusi Anda semua sangat menentukan,” pungkasnya.
Editor : Ali Sodiqin