Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jelang Mudik 2026, Bupati Situbondo Sidak Jalan Pantura Rusak Parah, Siap Dibeton?

Moh Humaidi Hidayatullah • Selasa, 3 Maret 2026 | 20:13 WIB

PASTIKAN LANGSUNG: Bupati Situbondo saat menemui pekerja yang melakukan perbaikan Jalan Pantura jelang mudik Lebaran 2026 di Kembangsambi, Kecamatan Bungatan, Selasa (3/3).
PASTIKAN LANGSUNG: Bupati Situbondo saat menemui pekerja yang melakukan perbaikan Jalan Pantura jelang mudik Lebaran 2026 di Kembangsambi, Kecamatan Bungatan, Selasa (3/3).

RADARSITUBONDO.ID – Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, meninjau kondisi Jalan Pantura yang saat ini diperbaiki di wilayah Kembangsambi, Kecamatan Bungatan, Selasa (3/3). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Bupati yang akrab disapa Mas Rio, itu mengatakan sejumlah titik di jalur Pantura mengalami kerusakan. Mulai aspal bergelombang hingga mengelupas. Kondisi tersebut dipicu genangan air serta tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Ya ini kan tadi malam di ruas Wringinanom, sekarang pindah ke daerah Kembangsambi. Memang banyak sekali ruas jalan Pantura kita rusak karena musim hujan juga,” katanya.

Dia menjelaskan, banyak aspal yang mengelupas, rusak, bahkan berlubang dan bergelombang akibat terdampak banjir atau genangan air hujan. Oleh sebab itu, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama pemerintah pusat agar segera ditangani, mengingat arus mudik lebaran sudah semakin dekat.

“Jadi aspalnya itu banyak yang bergelombang dan mengelupas. Makanya ini koordinasi antara kami pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat. Alhamdulillah segera diatasi,” ucapnya.

Menurutnya, perbaikan jalan akan dilakukan secara berkelanjutan karena beberapa ruas berada di titik rendah dan dekat aliran sungai sehingga rawan terdampak banjir. Apalagi, curah hujan diprediksi masih berlangsung hingga akhir Maret.

Jika genangan air terus terjadi, dikhawatirkan dapat merusak ruas jalan lainnya dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat arus mudik meningkat. “Ya pasti akan terus berlanjut, karena ini aliran sungai dan titiknya paling rendah, pasti terdampak terus. Banjir sedikit, terkelupas lagi. Musuhnya memang air,” jelasnya.

Ke depan, Pemkab Situbondo berharap ada peningkatan kualitas konstruksi jalan, termasuk opsi betonisasi agar lebih tahan terhadap genangan air. Dengan demikian, jalan yang telah diperbaiki bisa bertahan lebih lama dan tidak mudah rusak akibat hujan maupun banjir. “Ya harapannya ke depan bisa dibetonisasi semuanya,” katanya.

Terkait kesiapan jalur Pantura Situbondo menjelang mudik, Mas Rio mengaku optimististis kondisi jalan akan jauh lebih baik, meskipun tidak seluruhnya menggunakan aspal baru. Ia menilai tidak memungkinkan seluruh perbaikan rampung sebelum Lebaran karena keterbatasan waktu.

“Ya kita lihat ada perbaikan di mana-mana sesuai keluhan masyarakat. Kami juga sudah menyampaikan kepada pemerintah pusat. Saya optimistis menjelang mudik semuanya akan lebih baik,” ujarnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #Arus Mudik 2026 #jalan pantura