Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Cuaca Ekstrem Hantam Situbondo! 9 Kecamatan Diterjang Banjir dan Pohon Tumbang, Rumah Warga Rusak

Moh Humaidi Hidayatullah • Minggu, 8 Maret 2026 | 20:46 WIB

RADARSITUBONDO.ID – Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan deras melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, sejumlah pohon tumbang dan banjir akibat luapan sungai menggenangi permukiman warga di beberapa kecamatan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Situbondo, bencana terjadi di beberapa wilayah. Di antaranya Kecamatan Jatibanteng, Bungatan, Panji, Banyuglugur, Besuki, Mlandingan, Kendit, Suboh, dan Kecamatan Situbondo. Total ada sembilan kecamatan yang terdampak dan telah masuk dalam pendataan.

Sementara itu, masih ada beberapa kecamatan yang belum masuk data, seperti Kapongan dan Arjasa. “Angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang, baik yang menimpa rumah warga maupun menghalangi akses jalan,” kata Puriono, petugas Pusdalops-PB BPBD Situbondo, Minggu (8/3).

Puriono menjelaskan, kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Panji. Sebuah pohon dilaporkan tumbang menimpa rumah milik Muhammad Taufik di Dusun Barat, Desa Curah Jeru. Sementara di Kecamatan Banyuglugur, sedikitnya empat pohon tumbang dilaporkan menutup akses jalan desa di wilayah Desa Kalianget. “Di Kecamatan Suboh, pohon tumbang menimpa rumah milik Slamet Riyadi di Kampung Krajan, Desa Dawuan, yang mengakibatkan bagian teras rumah mengalami kerusakan,” tambahnya.

Selain itu, hujan dengan intensitas tinggi juga memicu banjir akibat luapan sungai yang merendam sejumlah permukiman warga. Di Kecamatan Banyuglugur, banjir dilaporkan merendam Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki, banjir juga terjadi di Desa Besuki, Kalimas, Bloro, dan Pesisir.

Di wilayah Kecamatan Situbondo, pohon tumbang dilaporkan merusak bagian atap rumah milik Elsa di Jalan Anggrek, Kelurahan Patokan.

Selain itu, pohon tumbang juga menimpa sebuah warung dan menghalangi jalan di dekat SDN 2 Dawuhan.

Puriono menambahkan, di Kecamatan Jatibanteng banjir merendam Desa Jatibanteng dan Desa Wringinanom.

Di Kecamatan Mlandingan, banjir terjadi di Desa Selomukti dan Desa Sumberpinang. “Banjir juga dilaporkan terjadi di Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, serta Desa Klatakan dan Desa Kendit di Kecamatan Kendit,” ungkapnya.

Puriono menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon maupun terendam banjir di beberapa desa terdampak. “Saat ini BPBD masih melakukan pendataan lanjutan serta pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna). Selain itu, bantuan logistik juga disiapkan untuk warga terdampak,” jelasnya.

BPBD Situbondo juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Situbondo. “Warga Situbondo diharapkan tetap berhati-hati dan waspada karena cuaca masih mendung dan angin masih cukup kencang,” pungkasnya. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#situbondo #cuaca ekstrem #Pemkab Situbondo