Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Menu MBG Mimbaan 003 Disorot Wali Murid, Hanya 4 Kelengkeng dan Jagung Goreng, Dinilai Tak Layak untuk Anak Sekolah

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 11 Maret 2026 | 20:46 WIB

TERULANG: Menu MBG dari SPPG Mimbaan 003, Kecamatan Panji, kembali dikeluhkan karena dinilai kurang layak, Selasa (10/3).
TERULANG: Menu MBG dari SPPG Mimbaan 003, Kecamatan Panji, kembali dikeluhkan karena dinilai kurang layak, Selasa (10/3).

RADARSITUBONDO.ID – Penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mengeluhkan menu yang dinilai tidak layak dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mimbaan 003, Kecamatan Panji. Pasalnya, dalam paket makanan yang dibagikan hanya terdapat empat biji buah kelengkeng, satu bungkus kecil kacang milor, serta jagung goreng yang dinilai tidak mencerminkan menu bergizi.

Menu tersebut dianggap tidak pantas diberikan kepada siswa karena dinilai tidak memiliki kandungan gizi yang memadai. Terlebih, jagung yang diberikan digoreng bersama batangnya, sehingga dinilai kurang layak untuk dikonsumsi anak-anak. “Pengiriman kemarin hari Selasa menunya seperti itu. Jagungnya juga bukan direbus, malah digoreng,” kata salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, Rabu (11/3).

Dia menambahkan, menu tersebut justru membuat anak-anak tidak menyukai program MBG. Bahkan, setelah sampai di rumah, makanan itu tidak dimakan, dibuang. “Punya anak saya sampai di rumah langsung dibuang, tidak mau dimakan,” jelasnya.

Menurutnya, perbaikan menu MBG seharusnya tidak hanya dilakukan sesaat setelah muncul keluhan. Pengiriman makanan seharusnya konsisten karena diperuntukkan bagi anak-anak yang membutuhkan asupan gizi. “Kalau seperti ini, siapa yang untung dan siapa yang rugi? Anggarannya malah terkesan terbuang percuma,” tegasnya.

Wali murid lainnya yang mengalami hal serupa juga membenarkan bahwa menu MBG tersebut dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan negara. Menurutnya, menu yang diberikan bahkan telah ramai dibicarakan di media sosial. “Kenapa semakin hari semakin jelek saja MBG ini. Kalau menunya seperti ini, siapa yang mau makan?” ujarnya.

Dia menilai kejadian serupa seakan terus berulang tanpa ada efek jera. Karena itu, pihaknya berharap ada teguran atau inspeksi mendadak (sidak) dari pihak terkait agar pelaksanaan program tersebut tetap terjaga. “Kalau seperti ini, masakannya tidak jelas dan memang tidak mau dimakan,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Jawa Pos Radar Situbondo belum berhasil mendapatkan keterangan dari Kepala SPPG Mimbaan 003 Kecamatan Panji, Thoriq. Upaya konfirmasi yang dilakukan belum mendapatkan balasan. (rif/pri)

Editor : Edy Supriyono
#SPPG #MBG #Tidak Layak #BGN