Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dua Kapal Perang TNI AL Siap Angkut Pemudik Gratis Lebaran 2026

Bayu Shaputra • Jumat, 13 Maret 2026 | 18:28 WIB

Ilustrasi mudik gratis naik Kapal Perang.
Ilustrasi mudik gratis naik Kapal Perang.

RADARSITUBONDO.ID - Program mudik gratis kembali digelar TNI Angkatan Laut menjelang Lebaran 1447 Hijriah. Tahun ini, armada kapal perang kembali dikerahkan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan tanpa biaya.

Program tersebut tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga memberikan fasilitas bagi pemudik yang ingin membawa sepeda motor.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan di sana telah menyiapkan dua kapal perang jenis Landing Platform Dock (LPD) untuk mendukung program mudik gratis tahun 2026.

Salah satu kapal yang sudah dipastikan beroperasi adalah KRI Banda Aceh. Kapal perang tersebut akan melayani rute pelayaran dari Jakarta menuju Semarang dan Surabaya.

Baca Juga: Meta Lebih Hapus dari 150.000 akun dalam Upaya Pemberantasan Jaringan Penipuan di Asia Tenggara

Hingga berita ini diturunkan, nama kapal kedua yang akan ikut serta dalam program mudik gratis tersebut masih belum diumumkan secara resmi oleh TNI AL. Namun dipastikan kapal tersebut juga memiliki kemampuan angkut besar untuk menampung penumpang dalam jumlah banyak.

Program mudik gratis ini merupakan tindak lanjut dari Arah KSAL kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Laut agar turut membantu pemerintah dalam mengatasi arus mudik yang biasanya terjadi setiap menjelang Lebaran. Dengan adanya jalur transportasi laut ini, kepadatan kendaraan di jalur darat dapat berkurang secara signifikan.

Asisten Operasional Kasal Laksamana Muda kapal Yayan Sofiyan menjelaskan bahwa perang yang disiapkan memiliki kapasitas yang cukup besar. Dalam satu kali pelayaran, kapal tersebut mampu mengangkut sekitar 1.000 penumpang sekaligus.

Tidak hanya itu, fasilitas di kapal juga memungkinkan pemudik membawa sepeda motor mereka. Kendaraan roda dua tersebut akan Ditempatkan di dalam hanggar kapal yang luas dan dirancang untuk mengangkut berbagai kendaraan operasional militer.

Fasilitas ini dinilai sangat membantu para pemudik. Dengan membawa sepeda motor ke kampung halaman, masyarakat tetap memiliki sarana transportasi saat tiba di daerah tujuan. Hal tersebut juga mengurangi kebutuhan penyewaan kendaraan di kampung halaman.

Baca Juga: Menteri Pigai Menyiapkan Kelas HAM Khusus untuk Jurnalis

Program keberangkatan perdana mudik gratis TNI AL dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari pertama cuti bersama Lebaran yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain melayani rute utama di Pulau Jawa, TNI Angkatan Laut juga membuka jalur baru menuju wilayah Bangka Belitung. Pembukaan rute tambahan ini dilakukan sebagai respon atas permintaan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat yang menginginkan adanya akses mudik laut yang lebih mudah.

Untuk menjamin kenyamanan para pemudik selama perjalanan laut, TNI AL juga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Melalui kerja sama tersebut, para peserta mudik akan mendapatkan fasilitas makan sahur dan berbuka puasa secara gratis selama pelayaran berlangsung.

Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu pemudik yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan agar tetap bisa beribadah dengan nyaman meskipun berada di tengah perjalanan.

Selain itu, sekitar 150 anak buah kapal disiagakan untuk melayani kebutuhan para penumpang. Mereka bertugas memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pemudik selama perjalanan dari titik keberangkatan hingga tiba di pelabuhan tujuan.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, persyaratan pendaftaran terbilang cukup sederhana. Calon pemudik diwajibkan mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah foto kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku.

Baca Juga: 5 Hidangan Berat Khas Lebaran yang Wajib Ada di Meja Makan, Opor Ayam hingga Rendang Jadi Favorit Keluarga

Setelah melakukan pendaftaran awal, peserta diwajibkan mengikuti proses registrasi ulang. Tahapan ini akan dilakukan di Markas Komando Lintas Laut Militer (Mako Kolinlamil) pada tanggal 12 hingga 13 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Saat registrasi ulang, calon pemudik harus membawa fotokopi KTP. Bagi peserta yang membawa sepeda motor, mereka juga wajib menyertakan fotokopi STNK kendaraan sebagai bukti kepemilikan.

Titik keberangkatan utama dari Jakarta berada di Mako Kolinlamil yang beralamat di Jalan Raya Pelabuhan Pos 9, Tanjung Priok. Dari lokasi tersebut, para pemudik akan diberangkatkan menuju Semarang dan Surabaya menggunakan perang TNI AL.

Sementara itu, di Semarang titik pelayanan berada di Markas Komando Pangkalan TNI AL Semarang yang terletak di Jalan RE Martadinata Nomor 12. Sedangkan di Surabaya pelayanan tersedia di Markas Komando Daerah Armada V yang beralamat di Jalan Laksda M Nazir Nomor 56.

Baca Juga: Enam Hari Hilang Dihanyut Banjir, Jaelani Ditemukan Tewas Terkubur Lumpur di Pinggir Sungai Kali Basian

Program mudik gratis ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Laut terhadap masyarakat. Selain membantu kelancaran arus mudik nasional, kegiatan ini juga menjadi upaya mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Tidak hanya melayani arus mudik, TNI AL juga menyiapkan layanan arus balik bagi masyarakat yang kembali ke kota asal setelah Lebaran. Jadwal arus balik direncanakan dimulai pada 23 Maret 2026 dengan rute pelayaran yang sama seperti saat keberangkatan.

Dengan berbagai fasilitas yang disediakan, program mudik gratis menggunakan kapal perang ini diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi yang aman, nyaman, dan membantu masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.

Editor : Agung Sedana
#Mudik Gratis TNI AL 2026 #kapal perang