Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Adu Banteng di Kendit Situbondo, Dua Motor Tabrakan Maut, Empat Orang Tewas Seketika

Moh Humaidi Hidayatullah • Jumat, 13 Maret 2026 | 20:29 WIB

LAKA MAUT: Anggota Polres Situbondo meninjau lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kamis lalu (12/3) pukul 16.32.
LAKA MAUT: Anggota Polres Situbondo meninjau lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kamis lalu (12/3) pukul 16.32.

RADARSITUBONDO.ID - Sepeda motor Vario bernopol P 3538 EW dan sepeda motor bernopol P 5812 FF tabrakan adu depan di Jalan Raya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kamis petang (12/3) sekitar pukul 16.32. Akibat benturan keras tersebut, tiga orang tewas di lokasi kejadian perkara (TKP) dan satu orang meninggal di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Situbondo, motor bernopol P 3538 EW dikemudikan oleh A, 31, warga Desa Klatakan, Kecamatan Kendit dan dua penumpang MR, 16, dan MAR, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi.

Begitu tiba di KM 182.500 dari arah Surabaya, sepeda motor oleng ke kanan hingga melewati garis jalan. Pada saat bersamaan juga muncul pengemudi sepeda motor bernopol P 5812 FF, FNH, 22, asal Desa/Kecamatan Asembagus, melaju dari arah berlawanan, timur ke barat.

Akibat jarak yang sudah sangat dekat, kecelakaan adu depan dua sepeda motor tak bisa terhindarkan. Apalagi dua-duanya sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi. Benturan keras mengakibatkan ke dua belah pihak sama-sama terpental dari sepeda motor.

Kecekaan mengakibatkan dua penumpang sepeda motor Vario meninggal di lokasi kejadian, sedangkan A, 31 mengalami luka yang sangat parah. Yaitu pendarahan dari hidung hingga dirujuk ke RSUD Situbondo.  Namun nyawanya juga tidak tertolong dan meninggal di rumah sakit.

FNH yang niat untuk bekerja piket malam juga tewas di lokasi kejadian. Dia mengalami luka pada bibir atas, luka lecet pada lutut kiri.

Untuk kondisi kendaraan pasca tabrakan, sepeda motor vario mengalami kerusakan pada body depan, hancur. Sedangkan sepeda motor bernopol P 5812 FF mengalami kerusakan pada body depan pecah dan bengkok pada shock depan.

Herman, salah satu warga yang memiliki rekaman CCTV kecelakaan tersebut menerangkan, bahwa yang diduga lalai dalam mengemudi adalah pengendara motor yang melaju dari arah barat. Sudah bonceng tiga, ugal-ugalan dan melewati garis marka jalan.

“Kalau dalam rekaman CCTV, pengendara yang dari barat kencang, yang dari timur juga kencang. Tapi kalau yang salah memang yang dari arah barat. Dalam CCTV sangat jelas, tapi saya tidak berani mengirim videonya pada siapapun. Kasihan sama korban,” papar Herman.

Kanitlaka Polres Situbondo, IPDA Hariyanto belum berhasil dikonfirmasi, dichat berulangkali melalui pesan whatsapp tidak membalas meskipun centang dua. (hum/pri)

Editor : Edy Supriyono
#laka lantas #polres situbondo #adu banteng