Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Warga Situbondo Berbahasa Madura? Ini Sejarahnya

M
Suku Madura. (ig @sammy_sanjaya365)
Suku Madura. (ig @sammy_sanjaya365)

RadarSitubondo.id - Secara administratif, Situbondo berada di Provinsi Jawa Timur.


Advertisement

Artinya, kabupaten berjuluk Kota Santri ini berada di Pulau Jawa. Meskipun demikian, mayoritas warga Situbondo berbahasa Madura.

Hampir semua masyarakat Situbondo dalam kehidupan sehari-hari menggunakan bahasa Madura.

Rupanya mengenai hal tersebut mempunyai sejarah yang panjang.

Advertisement

Dikutip dari instagram @koloniaal_verslag dan @bermiheritage, ini disebabkan migrasi orang Madura selama berabad-abad.

Bahkan pada abad ke-19 ketika banyak beberapa perkebunan dibuka, saat itu juga orang Madura bermigrasi ke Jawa Timur.

Mereka mendarat di pantai-pantai bagian timur untuk mencari pekerjaan.

Advertisement

Sementara di saat yang sama, bagian timur Pulau Jawa mengalami krisis penduduk karena melakukan transmigrasi.

Migrasi orang Madura ke Jawa Timur, khususnya di bagian timur dilakukan dengan perdagangan, menangkap ikan dan lain sebagainya.

Saat itu juga banyak lahan-lahan yang belum dibuka, dan kemudian dimanfaatkan pendatang dari Madura.

Akan tetapi mereka hanya mendominasi wilayah timur Provinsi Jawa Timur.

Sampai saat ini suku Madura masih nyaman mendiami daerah tapal kuda terutama Situbondo.

Itulah sedikit sejarah singkat mengenai warga Situbondo yang mayoritas berbahasa Madura. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Siswa Diduga Nongkrong di Kafe saat Jam Belajar, Satpol PP Situbondo Disorot

Siswa Diduga Nongkrong di Kafe saat Jam Belajar, Satpol PP Situbondo Disorot

Aktivitas sejumlah pelajar yang terlihat bersantai di sebuah kafe saat pagi hari memicu sorotan terhadap penegakan ketertiban umum di Situbondo. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat dinilai perlu meningkatkan

Puluhan Penumpang Tak Kebagian Tiket saat Arus Balik Haul Majemuk di Pelabuhan Jangkar

Puluhan Penumpang Tak Kebagian Tiket saat Arus Balik Haul Majemuk di Pelabuhan Jangkar

Arus balik Haul Majemuk melalui Pelabuhan Jangkar berlangsung kondusif. Namun, 20 penumpang tujuan Pulau Sapudi gagal berangkat karena tidak mendapatkan tiket akibat kapasitas kapal terbatas.

Proyek Revitalisasi SMPN 2 Mlandingan Disorot, Spesifikasi Material Diduga Berubah

Proyek Revitalisasi SMPN 2 Mlandingan Disorot, Spesifikasi Material Diduga Berubah

Proyek revitalisasi SMPN 2 Mlandingan senilai sekitar Rp 1,2 miliar disorot setelah muncul dugaan perubahan spesifikasi material galvalum yang tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer