RADARSITUBONDO.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis jadwal pelaksanaan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa jenjang SD dan SMP tahun 2026.
Simulasi ini menjadi bagian krusial sebagai persiapan menjelang ujian utama, sekaligus sarana bagi peserta didik untuk mengenal sistem serta karakter soal yang akan dihadapi.
Mengacu pada pengumuman yang disampaikan melalui akun Instagram resmi @ditjen.paud.dikdasmen, simulasi TKA untuk siswa SMP akan dilaksanakan pada 23 Februari hingga 1 Maret 2026.
Adapun simulasi untuk siswa SD dijadwalkan berlangsung pada 2 sampai 8 Maret 2026. Setelah tahap simulasi, Kemendikdasmen juga menyiapkan agenda gladi bersih pada 9–17 Maret 2026 guna memastikan kesiapan teknis di seluruh satuan pendidikan.
Peserta dapat mengikuti simulasi TKA dengan mengakses laman resmi https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
Cara mengikutinya cukup sederhana, yakni memilih jenjang pendidikan (SD/MI atau SMP/MTs), menentukan jenis tes dan mata pelajaran, lalu menekan tombol “Mulai Simulasi”.
Selanjutnya, sistem akan menampilkan jendela masuk dengan nama pengguna dan kata sandi yang telah terisi otomatis. Peserta hanya perlu melengkapi data diri serta memasukkan nomor token yang tertera di pojok kiri atas layar.
Baca Juga: Pemerintah Optimis Ekonomi Kuartal I 2026 Tembus 5,6 Persen
Dalam pelaksanaan TKA, mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia dan Matematika untuk kedua jenjang. Sementara itu, ujian TKA utama dijadwalkan berlangsung pada 6–16 April 2026 untuk jenjang SMP dan 20–30 April 2026 untuk jenjang SD, dengan durasi pengerjaan 130 menit setiap hari.
Hasil TKA secara nasional direncanakan diumumkan pada 25 Mei 2026. Nilai tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu indikator dalam jalur prestasi akademik pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Hingga saat ini, tercatat sekitar 8,5 juta siswa dari berbagai daerah di Indonesia telah mendaftarkan diri sebagai peserta TKA 2026. Pendaftaran sendiri dibuka sejak 19 Januari dan ditutup pada 28 Februari 2026.
Editor : Ali Sodiqin