Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Pedagang Berebut Jualan di Bahu Jalan Ganggu Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Jangkar

Iwan Feriyanto • Rabu, 7 Februari 2024 | 02:58 WIB

 

BERKERUMUN: Para pedagang di Pasar Kampung menggunakan bahu jalan untuk menjual dagangannya, Selasa (6/2) kemarin.
BERKERUMUN: Para pedagang di Pasar Kampung menggunakan bahu jalan untuk menjual dagangannya, Selasa (6/2) kemarin.

ASEMBAGUS, RadarSitubondo.id - Kondisi Pasar Kampung di Dusun Krajan Barat, Desa/Kecamatan Asembagus perlu ditata ulang. Sebab, para pedagang nekat berjualan di pinggir jalan dan sangat membahayakan. Padahal, saat ini lalu lintas kendaraan menuju Pelabuhan Jangkar mulai ramai.

Pantauan koran ini, para pedagang banyak menggunakan bahu jalan untuk berjualan. Tempat tersebut dinilai lebih mudah menarik pembeli. Sebab, ketika mereka menempati lahan yang sudah disediakan, justru jarang mendapat pembeli.

Salah satu warga, Subhan mengatakan, semula warga masih bisa diatur menempati lapak yang sudah disediakan.  Hanya saja saat ini sudah sulit, karena mereka sama-sama memburu tempat di pinggir jalan.

"Mereka memilih tempat di pinggir jalan karena lebih mudah mendapat pembeli," ujarnya, Selasa (6/2) kemarin.

Subhan menyatakan, saat ini kondisi bahu jalan sudah hampir penuh dengan pedagang. Sehingga membuat area jalan tersebut semakin sempit.

"Pada bagian sisi jalan sebelah barat penuh dengan orang jualan. Mendekati badan jalan," ucapnya.

Selain keberadaan pedagang yang menumpuk, kondisi jalan semakin sempit ketika pada sisi jalan lainnya digunakan tempat parkir. Sehingga ruang untuk lalu lintas kendaraan semakin terbatas.

"Ini pada sisi barat ramai ditempati pedagang, sedangkan di sisi sebelah timur digunakan tempat parkir," jelasnya.

Subhan mengatakan, jalan yang semakin sempit itu perlu ditata ulang.  Yakni dengan menempatkan pedagang pada lapak yang sudah disediakan. 

"Memang sekarang butuh untuk ditata ulang. Kalau dibiarkan seperti ini justru membahayakan," ucapnya.

Dijelaskan, lokasi pasar kampung terletak pada simpang tiga jalan menuju Pelabuhan Jangkar. Lalu lintas kendaraan roda empat sangat ramai ketika mendekati waktu keberangkatan kapal.

"Kalau truk yang lewat memang ramai dan besar-besar. Jadi miris kalau pas melintas ketika masih banyak pedagang," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Edy Wiyono mengaku sudah melakukan sosialisasi agar pedagang kembali menggunakan lapak yang disediakan. Hanya saja upaya pemerintah itu tidak membuahkan hasil.

"Saya serahkan sepenuhnya kepada Satpol-PP. Ketika di situ ada pelanggaran silahkan ditertibkan," pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Edy Supriyono
#pelabuhan jangkar situbondo #asdp #pkl #Pemkab Situbondo