RadarSitubondo.id - Berdasarkan catatan sejarah, dahulu disebut gunung di Taman Nasional (TN) Baluran Situbondo merupakan gunung api aktif.
Gunung Baluran adalah salah satu gunung merapi aktif di Pulau Jawa.
Namun Gunung Baluran sudah lama tidak aktif, Gunung Baluran telah menjadi gunung mati sejak berabad-abad silam.
Gunung Baluran pertama kali ditemukan oleh penjajah Belanda pada tahun 1800an.
Dilansir dari instagram resmi TN, Baluran disebutkan bahwa saat itu penjajah Belanda tertarik dengan eksotisme Baluran.
Saat pertama kali ditemukan, gunung Baluran memang sudah menjadi gunung mati.
Hanya ditemukan kawah purba di sekitar gunung tersebut.
Lantas kapan terakhir kali aktivitas Gunung Berapi Baluran?
Menurut salah seorang peneliti Herley Sastha, dari hasil kajiannya dengan geolog Gunung Baluran terakhir kali aktif saat zaman sebelum prasejarah.
"Kata Sthor, Baluran gunung api yang sudah lama punah di Jawa aktivitasnya berhenti pada zaman sebelum prasejarah," tulisnya dalam unggahan instagram.
Bahkan disebutkan pada zaman itu tidak ada gunung api yang mengeluarkan lava lebih banyak dari Baluran.
Sampai saat ini, kawasan Gunung Baluran tidak dibuka untuk umum.
Hal ini karena untuk menjaga keaslian dan ekosistem yang ada di gunung tersebut. (*)
Editor : Ali Sodiqin