
RADARSITUBONDO.ID - Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kematian Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Kabupaten Bogor.
Persib meminta proses penanganan perkara tersebut dilakukan secara menyeluruh, profesional, dan transparan agar keluarga almarhum memperoleh kejelasan serta keadilan.
Arief ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta–Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/10) malam. Peristiwa itu terjadi setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung.
Manajemen Persib menegaskan penghormatan terhadap proses penyelidikan yang sedang berjalan. Klub berharap aparat berwenang dapat mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut dan memastikan penanganannya berjalan sesuai ketentuan hukum.
“Persib menghormati proses penyelidikan yang berjalan dan berharap penegakan hukum dapat memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga almarhum,” tulis pernyataan resmi manajemen Persib Bandung dikutip dari Antara.
Di tengah proses penanganan perkara tersebut, Persib juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga Arief. Kepergian Bobotoh tersebut menjadi duka bagi keluarga almarhum sekaligus keluarga besar Persib Bandung.
Sebagai bentuk kepedulian, perwakilan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat telah mendatangi rumah duka. Kehadiran perwakilan klub itu untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.
Persib menyatakan tidak hanya menyampaikan dukungan secara moral. Manajemen juga membuka kesiapan untuk mendampingi keluarga almarhum sesuai kebutuhan dan kewenangan klub selama proses hukum berlangsung.
Bagi Persib, Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar klub. Karena itu, manajemen mengimbau seluruh pendukung tetap tenang, saling menjaga, dan memberikan kepercayaan kepada aparat berwenang untuk menangani perkara tersebut.



