Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

SKCK Online vs Offline: Mana yang Lebih Mudah dan Cepat?

Bayu Shaputra • Kamis, 11 September 2025 | 18:30 WIB
Seorang wanita sedang membuat SKCK melalui aplikasi POLRI PRESISI.
Seorang wanita sedang membuat SKCK melalui aplikasi POLRI PRESISI.

RADARSITUBONDO.ID - Di era digitalisasi, Kepolisian Republik Indonesia telah menghadirkan inovasi dalam pengurusan SKCK.

Masyarakat tidak perlu lagi mengantri panjang di kantor polisi. Dengan sistem online Super Apps Presisi Polri, proses pengurusan SKCK lebih fleksibel dan efisien.

 Baca Juga: iPhone 17 Resmi Rilis Hari Ini, Inilah Fitur Barunya yang Perlu Diketahui

SKCK Online

SKCK online memungkinkan masyarakat untuk registrasi dan mengisi data dari rumah. Sistem ini menggunakan aplikasi Polri Presisi yang bisa diunduh di Play Store atau App Store.

Calon pemohon dapat mengisi formulir, mengunggah dokumen persyaratan, dan mendapatkan kode registrasi tanpa datang ke kantor polisi.

Sistem online ini mengurangi waktu tunggu secara signifikan. Pemohon cukup datang ke kantor polisi sekali untuk verifikasi dokumen dan pengambilan SKCK fisik.

 Baca Juga: Peran Ubin Pemandu dalam Mewujudkan Kota Ramah Disabilitas

SKCK Offline

Proses SKCK offline masih menjadi pilihan bagi yang lebih nyaman dengan metode tradisional. Metode ini mengharuskan pemohon datang langsung ke loket pelayanan SKCK di kantor polisi dengan membawa dokumen persyaratan fisik.

Proses offline memastikan dokumen diperiksa oleh petugas secara langsung, sehingga kekurangan dapat segera diperbaiki. Namun, metode ini memakan waktu lebih lama karena pemohon harus mengikuti seluruh birokrasi.

 Baca Juga: Komisi D DPRD Jatim Tinjau Pelebaran Jalan Ruas Buduan, Antisipasi Peningkatan Volume Kendaraan saat Pintu Tol Besuki Dibuka

Persyaratan dokumen untuk online dan offline tetap sama. Pemohon harus menyiapkan fotokopi KTP yang berlaku, Kartu Keluarga, Akta Lahir, dan 6 pas foto berwarna 4x6 dengan latar belakang merah.

Ketentuan untuk pas foto sangat detail; harus berpakaian sopan, tidak menggunakan aksesoris wajah, dan jilbab harus menampakkan wajah secara utuh.

Untuk SKCK online, semua dokumen harus dipindai atau difoto dengan jelas. Aplikasi memberikan panduan teknis untuk pengambilan foto dokumen yang tepat.

SKCK online lebih cepat karena registrasi dapat dilakukan kapan saja. Setelah registrasi, pemohon cukup datang untuk verifikasi dan pengambilan, yang biasanya selesai dalam 1-2 hari kerja.

Sebaliknya, SKCK offline memerlukan waktu lebih lama karena pemohon harus mengikuti seluruh proses di tempat dan bisa memakan waktu setengah hari atau lebih pada jam sibuk.

Biaya untuk kedua metode sama, yaitu Rp30. 000 sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016. Pembayaran dapat dilakukan langsung di kantor polisi atau melalui transfer untuk proses online.

 Baca Juga: iPhone 17 Rilis: Tanggal Presentasi, Pre-Order, dan Kapan Bisa Dibeli?

Namun, dengan mempertimbangkan biaya tidak langsung seperti transportasi dan waktu, SKCK online lebih ekonomis dengan mengurangi kunjungan ke kantor polisi.

Kedua metode menghasilkan SKCK yang sama valid dan diakui secara hukum. SKCK berlaku 6 bulan dan dapat diperpanjang dengan biaya yang sama. Sistem keamanan SKCK online menggunakan enkripsi ketat untuk melindungi data pribadi.

 Baca Juga: iPhone 17 Air: Smartphone Teramping Apple dengan Kelebihan dan Kekurangannya

Untuk masyarakat tech-savvy dengan akses internet stabil, SKCK online adalah pilihan terbaik karena lebih efisien dan praktis. Metode ini cocok untuk pekerja kantoran atau mahasiswa dengan jadwal padat.

SKCK offline relevan bagi yang kurang familiar dengan teknologi atau tinggal di daerah dengan akses internet terbatas. Metode ini memberikan rasa aman bagi yang ingin memastikan dokumen diperiksa langsung oleh petugas.

Kesimpulannya, kedua metode memiliki kelebihan masing-masing. SKCK online unggul dalam efisiensi waktu dan kemudahan, sementara SKCK offline memberikan kepastian proses yang lebih personal.

Pilihan terbaik tergantung pada preferensi, kemampuan teknologi, dan kondisi geografis pemohon.


Ikuti terus berita ter-update Radar Situbondo di Google News

Editor : Ali Sodiqin
#SKCK Online #POLRI PRESISI Apps