Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terbaru! Gemini AI Hadir di Google Maps, Pengguna Bisa Tanya Jawab Langsung

Bayu Shaputra • Jumat, 13 Maret 2026 | 14:43 WIB

Cara cek ganjil-genap di Google Maps.
Cara cek ganjil-genap di Google Maps.

RADARSITUBONDO.ID - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan semakin terasa dalam kehidupan sehari-hari. Kali ini, raksasa teknologi melalui aplikasi navigasi populernya, Google Maps, menghadirkan inovasi baru yang mengubah cara pengguna mencari informasi lokasi.

Aplikasi yang digunakan lebih dari dua miliar pengguna aktif setiap bulan tersebut kini memperkenalkan fitur berbasis kecerdasan buatan bernama Ask Maps.

Fitur Ask Maps didukung teknologi Gemini AI, sistem kecerdasan buatan milik Google yang mampu memahami pertanyaan kompleks melalui percakapan alami. Dengan teknologi ini, pengguna tidak lagi harus melakukan pencarian manual atau membaca banyak ulasan untuk menemukan tempat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Baca Juga: Perang Iran Picu Lonjakan Harga Minyak, Pesan Eropa Diprediksi Bayar Tambahan Rp3,7 Juta per Tahun

Dalam praktiknya, Ask Maps memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan dengan bahasa sehari-hari. Misalnya, ketika baterai ponsel hampir habis dan pengguna membutuhkan tempat untuk mengisi daya tanpa harus mengantre lama di kafe.

Atau saat seseorang ingin mencari lapangan tenis umum yang memiliki lampu sehingga bisa digunakan bermain pada malam hari. Pertanyaan seperti itu kini dapat dijawab langsung oleh sistem.

Jawaban yang diberikan bukan sekadar teks rekomendasi. Ask Maps juga menampilkan peta khusus yang memvisualisasikan lokasi-lokasi yang relevan dengan pertanyaan pengguna. Dengan demikian, pengguna bisa langsung melihat posisi tempat yang direkomendasikan serta rute menuju ke sana.

Baca Juga: Meta Lebih Hapus dari 150.000 akun dalam Upaya Pemberantasan Jaringan Penipuan di Asia Tenggara

Vice President Google Maps, Miriam Daniel, menjelaskan bahwa sebelum adanya fitur ini, pengguna biasanya harus melakukan penelitian panjang untuk mendapatkan informasi yang sangat spesifik. Mereka harus membuka banyak ulasan, melihat foto tempat, hingga membandingkan beberapa lokasi.

Kini proses tersebut dipangkas menjadi jauh lebih sederhana. Pengguna cukup mengetuk tombol Ask Maps, mengetik atau mengucapkan pertanyaan, dan sistem akan memberikan jawaban lengkap yang disertai peta interaktif.

Tidak hanya menjawab pertanyaan, fitur ini juga mampu memberikan rekomendasi yang lebih personal. Sistem memanfaatkan riwayat pencarian pengguna serta tempat-tempat yang pernah disimpan sebelumnya. Dengan pendekatan ini, saran yang diberikan menjadi lebih relevan dengan kebiasaan dan preferensi masing-masing pengguna.

Baca Juga: Menteri Pigai Menyiapkan Kelas HAM Khusus untuk Jurnalis

Kemampuan tersebut didukung oleh basis data yang sangat besar. Gemini memanfaatkan informasi dari lebih dari 300 juta tempat yang tercatat di Google Maps. Data tersebut termasuk jutaan ulasan, foto, dan kontribusi dari komunitas pengguna di seluruh dunia.

Selain Ask Maps, Google juga memperkenalkan inovasi lain yang tidak kalah pentingnya, yakni Immersive Navigation. Fitur ini disebut sebagai pembaruan terbesar pada sistem navigasi Google Maps dalam lebih dari satu dekade.

Navigasi Immersive menghadirkan tampilan peta yang jauh lebih realistis. Pengguna dapat melihat visualisasi tiga dimensi yang menampilkan bangunan, jalan layang, hingga kontur medan di sekitar rute perjalanan. Tampilan ini dirancang untuk membantu pengguna memahami kondisi jalan dengan lebih jelas sebelum benar-benar seluruhnya.

Aplikasi juga akan menyorot berbagai detail penting selama perjalanan. Mulai dari lajur kendaraan, penyeberangan pejalan kaki, lampu lalu lintas, hingga rambu berhenti. Informasi tersebut ditampilkan secara visual sehingga memudahkan pengemudi maupun pengguna transportasi lainnya memahami kondisi di sekitar.

Baca Juga: 5 Hidangan Berat Khas Lebaran yang Wajib Ada di Meja Makan, Opor Ayam hingga Rendang Jadi Favorit Keluarga

Kemampuan memahami lingkungan secara spasial ini juga didukung oleh teknologi Gemini. Sistem kecerdasan buatan tersebut menganalisis citra dari Street View serta foto udara untuk menghasilkan tampilan yang lebih akurat mengenai landmark, persimpangan jalan, dan median di sepanjang rute perjalanan.

Peluncuran fitur Ask Maps saat ini dimulai secara bertahap. Google mulai menghadirkannya di Amerika Serikat dan India untuk pengguna perangkat Android maupun iOS. Versi desktop dari fitur ini juga disebut akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Sementara itu, Immersive Navigation sudah mulai tersedia bagi pengguna di Amerika Serikat. Fitur ini dapat diakses melalui berbagai platform, mulai dari perangkat iOS, Android, CarPlay, hingga Android Auto serta ponsel yang menggunakan sistem bawaan Google.

Baca Juga: BMKG Prediksi Idul Fitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026, Hilal 19 Maret Belum Penuhi Kriteria MABIMS

Menariknya, Google menyatakan bahwa saat ini fitur Ask Maps belum menyertakan iklan di dalamnya. Meski demikian, perusahaan tidak menutup kemungkinan adanya model monetisasi di masa depan, seiring dengan berkembangnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan dalam layanan navigasi.

Dengan integrasi AI yang semakin mendalam, Google Maps tampaknya tidak lagi sekadar aplikasi penunjuk arah. Platform ini perlahan berkembang menjadi asisten digital berbasis lokasi yang mampu membantu pengguna mengambil keputusan secara cepat dan lebih cerdas saat bepergian.

Editor : Agung Sedana
#Gemini AI Google Maps