RADARSITUBONDO.ID - Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo meninjau lokasi Tembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor di Dusun Jerugan, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, Selasa (15/4).
Longsor yang menimpa rumah H. Muslim diakibatkan hujan lebat pada Senin lalu (14/4).
Koordinator Pusdalop BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, pada saat terjadi hujan lebat, Muslim, istri dan anaknya berada di dalam rumah.
Pukul 14.00 terdengar suara gemuruh benda jatuh di halaman rumah. Begitu dilihat, TPT jalan depan rumahnya longsor.
“Saat kejadian Pak Muslim ada di dalam rumah, jadi tidak apa-apa, tapi merasa kaget saat mendengar benda jatuh di depan rumahnya,” ujar Puriyono.
Kata dia, TPT yang longsor tersebut mengakibatkan akses jalan terganggu. plengsengan jalan mengalami kerusakan berat dengan ukuran panjang sepuluh meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi enam meter.
“Taksiran kerugian diperkirakan sekitar Rp 15 jutaan, untuk rumah yang tertimbun hanya rusak ringan,” tegasnya.
Dikatakan, untuk tanah yang jatuh ke amperan rumah H. Muslim masih menumpuk, meskipun kerja bakti dilakukan selama dua hari. Bahkan di hari ke dua masih dilakukan proses pembersihan tanah.
“Kami sudah melakukan tahap Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pasca Bencana) di lokasi kejadian untuk menentukan langkah selanjutnya. Tapi untuk sementara sudah dikasi pembatas,” pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin