RADARSITUBONDO.ID - Antok Budiyanto, pemuda Desa sopet, Kecamatan Jangkar, berhasil menggait pengusaha lokal untuk melakukan pengeboran di lokasi yang sulit air bersih. Kini proses pengeboran sudah berjalan 75 persen. Harapannya bisa bermanfaat bagi pertanian dan mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga.
Antok Budiyanto, menerangkan, mendapat aspirasi dari sejumlah warga yang menginginkan adanya air sumur bor di Dusun Bengko alas, Desa Sopet. Sebab warga di Dusun tersebut kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
“Dari keluhan itulah, saya mencoba berkoordinasi dengan investor lokal bernama Tolak Enik untuk mengebor air di area yang sulit air. Pengusaha dermawan ini masih putra daerah Sopet juga, kebetulan ekonominya sudah mulai mapan,” ujar Antok, Minggu (28/6).
Berkat kedermawanan Tolak Enik itulah, keluhan warga bisa terjawab. Kini proses pengeborannya sudah menghabiskan anggaran kurang lebih 80 jutaan. Sebab untuk mengebor di Desa Sopet butuh kedalaman seratus meter lebih.
“Namanya investor lokal ya, jadi tidak melihat soal anggaran besar. Yang penting dampak baiknya bisa dirasakan masyarakat lokal. Jadi kalau bicara hasil bisnis sangat minim. Tapi orientasinya adalah kasihan pada warga, jadi berani keluarkan uang puluhan juta,”tegas Antok.
Pemuda yang saat ini juga aktif menjadi perangkat desa tersebut, berharap agar pengeboran berjalan lancar. Ke depan, jia air sudah keluar, warga ikut berpartisipasi untuk melakukan perawatan mesin.
“Ke depan, warga sekitar diharapokan bisa ikut membantu perawatan mesin air. Mungkin ada kerusakan pompa air, warga sekitar lah yang ikut gotong royong memperabaiki,”pungkas Antok. (hum/pri)
Editor : Edy Supriyono