RADARSITUBONDO.ID – Kecamatan Panji mencatatkan prestasi dalam transformasi pelayanan publik dengan meraih Juara III Lomba Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui kanal digital QRIS yang digelar Pemerintah Kabupaten Situbondo. Keberhasilan tersebut diraih berkat inovasi SEPAKAT (Sekarang Bayar Pajak Lebih Dekat) yang dinilai efektif meningkatkan kemudahan layanan sekaligus kesadaran masyarakat dalam membayar pajak.
Penghargaan itu menjadi bukti bahwa digitalisasi pelayanan di tingkat kecamatan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan realisasi pembayaran PBB-P2. Melalui SEPAKAT, masyarakat kini dapat membayar pajak lebih mudah, cepat, dan praktis tanpa harus datang ke kantor pelayanan.
Camat Panji, Kiptiyah Rikawati, S.STP., M.Si., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur di Kecamatan Panji dalam mendukung program digitalisasi pelayanan publik.
"Alhamdulillah, ini berkat kerja sama seluruh pihak di Kecamatan Panji sehingga kami memperoleh hasil yang tidak kami sangka sebelumnya," ujarnya, Selasa (4/8).
Menurut Kiptiyah, inovasi SEPAKAT lahir untuk mendekatkan layanan pembayaran pajak kepada masyarakat. Selain mempermudah wajib pajak, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan pendapatan daerah melalui optimalisasi pembayaran PBB-P2 secara digital.
"Selain itu, kami juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahwa saat ini membayar PBB-P2 jauh lebih mudah karena sudah bisa dilakukan secara digital," katanya.
Tak hanya menghadirkan kemudahan pembayaran melalui QRIS, Kecamatan Panji juga memberikan nilai tambah berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang datang membayar PBB-P2. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan puskesmas setempat dan mendapat sambutan positif dari warga.
"Terkadang ada masyarakat yang saat datang mengurus pajak ingin sekaligus memeriksa kesehatannya. Karena itu kami menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis agar masyarakat tetap sehat sekaligus lebih antusias membayar pajak," jelasnya.
Kiptiyah menilai, prestasi yang diraih memiliki arti tersendiri karena hingga kini Kecamatan Panji belum memiliki agen Bank Jatim yang dapat melayani pembayaran pajak secara langsung. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat jajaran kecamatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Harapan kami ke depan bisa lebih terpacu lagi meningkatkan pelayanan dan mudah-mudahan Kecamatan Panji juga dapat memiliki agen Bank Jatim seperti yang sudah ada di Kecamatan Mlandingan," ujarnya.
Sebagai salah satu kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Situbondo, keberadaan agen Bank Jatim dinilai akan semakin memperluas akses pembayaran pajak secara digital dan meningkatkan capaian realisasi PBB-P2.
Ke depan, Kecamatan Panji berkomitmen terus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak tepat waktu sekaligus mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih melalui inovasi SEPAKAT.
"Harapan kami ke depan adalah terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya membayar PBB-P2 serta mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih saat ini," pungkas Kiptiyah. (rif/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo