RADARSITUBONDO.ID – Kobaran api melalap tiga rumah warga di Dusun Pokaan Tengah, Desa Pokaan, Kecamatan Kapongan, Rabu siang (5/8) sekitar pukul 14.25 WIB. Dua rumah hangus terbakar, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dapur. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 120 juta, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.
Peristiwa yang menggegerkan warga itu terjadi saat api diduga pertama kali muncul dari dapur rumah milik Ahmad, 65. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke dua rumah di sebelahnya yang merupakan milik Gazali, 54, dan Suni, 58.
Rumah milik Ahmad yang sebagian besar berbahan kayu mengalami kerusakan total dengan estimasi kerugian sekitar Rp 50 juta. Kondisi serupa dialami rumah milik Gazali yang juga ludes terbakar dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta.
Sementara itu, rumah milik Suni tidak sampai habis dilalap api. Namun, bagian pinggir dapur dan sisi rumah mengalami kerusakan sehingga ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta.
Koordinator BPBD Situbondo, Piriyono, memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
"Total kerugian mencapai sekitar Rp 120 juta. Alhamdulillah semua penghuni selamat, tidak ada yang terluka," ujarnya.
Menurut Piriyono, warga sempat berupaya memadamkan api secara swadaya. Namun, karena kobaran api semakin membesar dan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya, upaya tersebut tidak berhasil mengendalikan kebakaran.
Beberapa menit kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Mako Damkar Situbondo tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
"Begitu tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan hingga api benar-benar berhasil dikendalikan," jelasnya.
Hingga Rabu sore, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Informasi sementara menyebutkan api pertama kali terlihat dari arah dapur rumah milik Ahmad, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh anggota Polsek Kapongan.
Petugas BPBD bersama aparat kepolisian dan warga juga masih melakukan evakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan dari rumah terdampak.
"Kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran karena masih dalam proses penyelidikan. Saat ini fokus kami membantu evakuasi barang-barang milik warga yang masih bisa diselamatkan," pungkas Piriyono. (hum/pri)
Editor : Edy SupriyonoSumber : Radar Situbondo